Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Lawan Uji Coba Timnas Indonesia Alami Perubahan
Sepakbola
15 jam yang lalu
Lawan Uji Coba Timnas Indonesia Alami Perubahan
2
PDIP Bisa Usung Capres 2024 Tanpa Koalisi, Ganjar atau Puan?
Politik
24 jam yang lalu
PDIP Bisa Usung Capres 2024 Tanpa Koalisi, Ganjar atau Puan?
3
Penjarakan Nasabah Gara-gara Salah Transfer Rp51 Juta, Begini Penjelasan BCA
Hukum
24 jam yang lalu
Penjarakan Nasabah Gara-gara Salah Transfer Rp51 Juta, Begini Penjelasan BCA
4
Skuad Timnas Jalani Vaksinasi, Nades: Berjalan Normal dan Lancar
Sepakbola
15 jam yang lalu
Skuad Timnas Jalani Vaksinasi, Nades: Berjalan Normal dan Lancar
5
Wapres: Vaksin Itu Penting Bagi Atlet
Olahraga
24 jam yang lalu
Wapres: Vaksin Itu Penting Bagi Atlet
6
Soal Tuan Rumah Olimpiade 2032, Status Indonesia Ditingkatkan
Olahraga
22 jam yang lalu
Soal Tuan Rumah Olimpiade 2032, Status Indonesia Ditingkatkan
Home  /  Berita  /  Olahraga

Ketua Komisi Future Host IOC Bilang Presentasi Indonesia Meyakinkan

Ketua Komisi Future Host IOC Bilang Presentasi Indonesia Meyakinkan
Raja Sapta Oktohari saat pemaparan.
Sabtu, 06 Februari 2021 21:23 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTAIndonesia mengambil satu langkah maju dalam usaha pencalonan sebagai tuan rumah Olimpiade 2032 dengan melakukan pemaparan di hadapan Ketua Komisi Future Host IOC Kristin Kloster Aasen, bersama delapan anggota IOC lain Rabu (3/2/2021).

Dalam pemaparan kedua ini, Komite Olimpiade Indonesia (KOI) mendapat dukungan dari pemangku kepentingan lain, yaitu Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementerian BUMN, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dan Kamar Dagang dan Industri Indonesia.

Komite Olimpiade Indonesia mengajukan Jakarta sebagai kandidat tuan rumah karena Jakarta dan kawasan penunjang di sekitarnya telah terbukti sebagai bagian penting kesuksesan penyelenggaraan Asian Games dan Asian Para Games 2018.

Ads

“Indonesia 2032 akan menjadi katalisator bagi seluruh generasi, baik dari Indonesia, Asia, maupun dunia, di mana kami dapat menunjukkan bagaimana sebuah kota seperti Jakarta dapat kembali bangkit dengan memanfaatkan teknologi, usaha yang berkelanjutan, serta mempertimbangkan generasi berikutnya melalui tindakan yang kami lakukan hari ini,” kata Ketua Umum KOI, Raja Sapta Oktohari yang akrab dipanggil Okto dalam pemaparan.

Dengan tiga pilar utama, yaitu lingkungan, warisan, dan teknologi, sebagai fokus rencana penyelenggaraan, Indonesia menjanjikan Olimpiade 2032 di Indonesia akan menjadi gelaran dengan emisi nol karena akan memanfaatkan kemajuan teknologi, seperti pemakaian kendaraan listrik untuk sistem transportasi, baik publik maupun pribadi, di Jakarta, dan semua pengembangan ini akan menjadi warisan yang ditinggalkan oleh penyelenggaraan Olimpiade 2032.

Pemaparan tersebut juga menampilkan video dari Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, serta Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan P. Roeslani.

Setelah mendengarkan pemaparan dari Indonesia, para anggota IOC menyambut dengan antusias. Aasen mengatakan pemaparan tersebut sangat meyakinkan karena mendapatkan dukungan kuat dari seluruh pemangku kepentingan. Anggota IOC lainnya, Kolinda Grabar-Kitarovic dari Kroasia menyebut slogan Gravity of Asia sangat menarik dan ingin melihat bagaimana Indonesia melibatkan negara-negara tetangga di kawasan Asia Tenggara dalam pelaksanaan Olimpiade 2032.

Sementara itu, anggota IOC yang juga perwakilan dari Komite Paralimpik Internasional (IPC), Andrew Parson, juga memberi masukan agar Indonesia dapat memasukkan aspek manusia dalam presentasi berikutnya, serta lebih menjelaskan secara detil tentang warisan sosial, terutama untuk generasi muda.

“Kami sangat gembira melihat antusiasme dari anggota Komisi Future Host IOC. Mereka melihat Indonesia sangat serius dalam mempersiapkan diri untuk menjadi tuan rumah Olimpiade 2032, dan ini adalah sinyal positif. Kami akan membahas masukan-masukan berharga dari anggota komisi untuk dimasukkan dalam pemaparan berikutnya,” kata Okto. ***

wwwwww