Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
'Dear' AHY, Jika Merasa Istana Campur Tangan maka Lakukanlah Ini!
Nasional
11 jam yang lalu
Dear AHY, Jika Merasa Istana Campur Tangan maka Lakukanlah Ini!
2
Terkuak, Eko Sudah Tidak Latihan di Markas Pelatnas Olimpiade Sejak Juli 2020
Olahraga
19 jam yang lalu
Terkuak, Eko Sudah Tidak Latihan di Markas Pelatnas Olimpiade Sejak Juli 2020
3
Moeldoko Kudeta Demokrat, SBY Ajak Kadernya 'Perang'
Politik
21 jam yang lalu
Moeldoko Kudeta Demokrat, SBY Ajak Kadernya Perang
4
Pernah Laporkan Abu Janda, Kini Haris Pratama Dicopot dari Jabatan Ketua Umum KNPI
Politik
21 jam yang lalu
Pernah Laporkan Abu Janda, Kini Haris Pratama Dicopot dari Jabatan Ketua Umum KNPI
5
Ngaku Bandel, Sori Endah: Harus Ada Solusi Terbaik
Olahraga
17 jam yang lalu
Ngaku Bandel, Sori Endah: Harus Ada Solusi Terbaik
6
Rongrong Wibawa Presiden, DPN Kombatan Desak Jokowi Copot Moeldoko dari KSP
Politik
20 jam yang lalu
Rongrong Wibawa Presiden, DPN Kombatan Desak Jokowi Copot Moeldoko dari KSP
Home  /  Berita  /  Kesehatan

Ahli Sarankan Covid-19 Diperlakukan seperti HIV, Tuberkulosis dan Flu

Ahli Sarankan Covid-19 Diperlakukan seperti HIV, Tuberkulosis dan Flu
Ilustrasi virus Corona. (gambar: modernatx.com)
Senin, 15 Februari 2021 13:47 WIB
JAKARTA - David Heymann, seorang Ahli dari London School pf Hygiene and Tropical Medicine yang juga ketua kelompok strategis dan teknis WHO (World Health Organization), mengungkap kemungkinan bahwa virus Corona yang saat ini menjadi pandemi bisa berlanjut menjadi endemi (penyakit yang bertahan di suatu wilayah meski dengan jumlah kasus yang kecil).

"Saya pikir jika Anda berbicara dengan sebagian besar ahli epidemiologi dan petugas kesehatan masyarakat, meraka akan mengatakan mereka yakin penyakit ini akan menjadi endemik, setidaknya jangka pendek dan kemungkinan besar jangka panjang," ujar David Heymann sebagaimana dikutip GoNews.co dari cnnindonesia.com, Senin (15/2/2021).

Nasib Corona/Covid-19, kata Dia, masih sulit ditentukan karena hasilnya bergantung pada banyak faktor yang tidak diketahui.

Ads

David Heymann pun menyarankan masyarakat memperlakukan Covid-19 layaknya penyakit endemik lainnya seperti tuberkulosis dan HIV, serta penyakit flu.

"Kita telah belajar untuk hidup dengan semua infeksi ini, kita telah belajar bagaimana melakukan penilaian risiko sendiri. Kita memiliki vaksin untuk beberapa (penyakit ini, red), kita memiliki terapi untuk yang lain, kita memiliki tes diagnostik yang dapat membantu semua melakukan pekerjaan yang lebih baik untuk hidup dengan virus ini." ujarnya.

Sementara itu, Ahli lain yakni Dr Jeremy Farrar, mengatakan bahwa virus Corona bermutasi tetapi bisa dikendalikan dengan tindakan yang tepat. Covid-19 terkendali bukan berarti virus ini hilang selamanya.

"Covid-19 adalah infeksi endemik ke manusia. Realitas ilmiahnya, dengan begitu banyak orang yang terinfeksi di seluruh dunia, virus akan terus bermutasi," ujar Jerremy.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, GoNews Group, Kesehatan, Internasional
wwwwww