Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Komnas HAM dan Polri Jajaki Mekanisme Kerjasama Penanganan Kasus ITE
Nasional
19 jam yang lalu
Komnas HAM dan Polri Jajaki Mekanisme Kerjasama Penanganan Kasus ITE
2
Anggota IPW Tersangka Kasus ITE, Selanjutnya Tergantung Pelapor
Hukum
18 jam yang lalu
Anggota IPW Tersangka Kasus ITE, Selanjutnya Tergantung Pelapor
3
Eks Menteri KP dari Gerindra Siap Dihukum Mati, KPK: Majelis Hakim yang Memutuskan
Hukum
17 jam yang lalu
Eks Menteri KP dari Gerindra Siap Dihukum Mati, KPK: Majelis Hakim yang Memutuskan
4
Survei Membuktikan! PDIP Wangi meski Belasan Ribu Cuit Ramaikan Tagar #PDIPJuaraKorupsi
Politik
16 jam yang lalu
Survei Membuktikan! PDIP Wangi meski Belasan Ribu Cuit Ramaikan Tagar #PDIPJuaraKorupsi
5
Incar Emas Keenam di PON Papua, Yana Komara Tak Terhalang Usia 
Olahraga
12 jam yang lalu
Incar Emas Keenam di PON Papua, Yana Komara Tak Terhalang Usia 
6
Deretan Public Figur Ini Disunat saat Dewasa dengan Metode Gun Stapler
Umum
12 jam yang lalu
Deretan Public Figur Ini Disunat saat Dewasa dengan Metode Gun Stapler
Home  /  Berita  /  Peristiwa

Beri Bantuan untuk Korban Banjir Jakarta, Relawan New FPI Dibubarkan Polisi

Beri Bantuan untuk Korban Banjir Jakarta, Relawan New FPI Dibubarkan Polisi
Pembubaran kegiatan FPI saat membantu korban banjir Jakarta. (foto: Istimewa)
Minggu, 21 Februari 2021 14:17 WIB
JAKARTA - Tim relawan yang mengatasnamakan Front Persaudaraan Islam atau FPI versi baru dikabarkan dibubarkan petugas kepolisian saat hendak memberikan bantuan untuk korban banjir. Insiden ini berlangsung kemarin saat FPI memberikan bantuan untuk korban banjir di Cipinang Melayu, Jakarta Timur.

Kabar tersebut dibenarkan oleh eks Sekretaris Umum DPP Front Pembela Islam atau FPI lama, Munarman. Dia membenarkan jika tim relawan FPI baru dibubarkan oleh polisi.

"Benar (dibubarkan oleh polisi)," kata Munarman saat dihubungi wartawan, Minggu (21/2/2021).

Ads

Tim relawan kala itu memberikan bantuan namun dengan mengatasnamakan Front Persaudaraan Islam. Logo yang mirip dengan logo FPI lama ini terpampang pada perahu karet yang mereka gunakan.

Melihat adanya atribut tersebut, polisi sontak membubarkan mereka. Sekedar informasi, hujan deras yang melanda Kota Jakarta kemarin berimbas panjang.

Genangan air hingga ketinggian 1,5 meter merendam kawasan Cipinang Melayu, Jakarta Timur. Warga pun mengungsi akibat banjir tersebut.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Suara.com
Kategori:Peristiwa, Pemerintahan, Politik, DKI Jakarta
wwwwww