Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Timnas U 23 Gagal Uji Coba, Yunus Nusi Yang Harus Bertanggung Jawab
Olahraga
19 jam yang lalu
Timnas U 23 Gagal Uji Coba, Yunus Nusi Yang Harus Bertanggung Jawab
2
Diprotes Banyak Pihak, Bareskrim Polri Akan Cabut Status Tersangka 6 Laskar FPI yang Meninggal Dunia
Hukum
16 jam yang lalu
Diprotes Banyak Pihak, Bareskrim Polri Akan Cabut Status Tersangka 6 Laskar FPI yang Meninggal Dunia
3
Bantah Iming-imingi Uang Rp 100 Juta untuk Kudeta, Jhoni Allen Akui KLB Butuh Biaya
Peristiwa
16 jam yang lalu
Bantah Iming-imingi Uang Rp 100 Juta untuk Kudeta, Jhoni Allen Akui KLB Butuh Biaya
4
Usai Rendang Mendunia, Kini Rawon Sabet Posisi Pertama Sup Terenak se-Asia
Pemerintahan
15 jam yang lalu
Usai Rendang Mendunia, Kini Rawon Sabet Posisi Pertama Sup Terenak se-Asia
5
Status Tersangka 6 Anggota Laskar FPI Sudah Dicabut, Ini Penjelasan Polri
Hukum
15 jam yang lalu
Status Tersangka 6 Anggota Laskar FPI Sudah Dicabut, Ini Penjelasan Polri
6
Tak Tergoda Tawaran, Renan da Silva Tetap Bersama Bhayangkara FC
Sepakbola
13 jam yang lalu
Tak Tergoda Tawaran, Renan da Silva Tetap Bersama Bhayangkara FC
Home  /  Berita  /  Nasional

Prof Beri Ungkap Optimisme Covid-19 Hilang April Nanti

Prof Beri Ungkap Optimisme Covid-19 Hilang April Nanti
Grafis penurunan angka kasus harian Covid-19 dari worldometer.info. (gambar: ist./twitter/@profesorzubairi)
Minggu, 21 Februari 2021 20:13 WIB
JAKARTA - Ketua Satuan Tugas Covid-19 yang juga Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia, Profesor Zubairi Djoerban alias Beri, mengungkap adanya optimisme bahwa pandemi diprediksi berakhir pada April 2021 mendatang.

Beri mengungkapkan, prediksi tersebut merupakan opini dari sebuah kolumnis kesehatan, Martin Makary. Martin adalah ahli bedah di Amerika Serikat yang berkebangsaan Inggris.

"Martin Makary memprediksi, sebagian besar penyakit Covid-19 akan hilang pada April nanti. Opini itu ia sampaikan berdasarkan data laboratorium, matematika, literatur, dan percakapannya dengan para ahli. Baru prediksi. Semoga saja," kata Beri di akun Twitternya, @ProfesorZubairi, sebagaimana dilihat GoNews.co, Minggu (21/2/2021).

Ads

Di hari Ia mencuitkan opini Martin tersebut, Sabtu kemarin, Ia juga mengunggah grafis penurunan kasus harian Covid-19 medio 8 Januari 2021 - 17 Februari 2021. Grafis itu menggambarkan penurunan kasus hingga belasan persen.

"Ini nyata. Beberapa pekan terakhir, jumlah kasus harian Covid-19 dunia menurun secara dramatis. Badan Kesehatan Dunia (WHO) mencatat, penurunan global itu sebesar 16 persen. Cukup signifikan," kata Beri.

Ia pun menjelaskan apa yang menyebabkan terjadinya penurunan kasus harian Covid-19 tersebut. Diantaranya, bisa jadi karena testing Covid-19 di beberapa negara bagian Amerika Serikat yang sedang terhambat oleh berlangsugnya musim dingin.

"Di Indonesia, penurunan angka testing juga terjadi," ujar Beri.

Sementara itu, Vaksinasi juga tengah berlangsung di berbagai negara, termasuk Amerika Serikat dan juga Indonesia. Lalu, kata Beri, "Apakah penurunan kasus ini dipengaruhi program vaksinasi Covid-19 di seluruh dunia?".

Jawabannya; "Belum ada yang bisa menjelaskan dan perlu hitungan bulan untuk mengukur itu,".***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, GoNews Group, Kesehatan, Nasional
wwwwww