Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
11 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
23 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
3
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Olympic
22 jam yang lalu
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
4
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
Sepakbola
20 jam yang lalu
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
5
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Hukum
13 jam yang lalu
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
6
Marc Klok Terlecut Balas Pengorbanan Suporter Persib Yang Borong Tiket ACL 2
Sepakbola
20 jam yang lalu
Marc Klok Terlecut Balas Pengorbanan Suporter Persib Yang Borong Tiket ACL 2
Home  /  Berita  /  Nasional

Prof Beri Ungkap Optimisme Covid-19 Hilang April Nanti

Prof Beri Ungkap Optimisme Covid-19 Hilang April Nanti
Grafis penurunan angka kasus harian Covid-19 dari worldometer.info. (gambar: ist./twitter/@profesorzubairi)
Minggu, 21 Februari 2021 20:13 WIB
JAKARTA - Ketua Satuan Tugas Covid-19 yang juga Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia, Profesor Zubairi Djoerban alias Beri, mengungkap adanya optimisme bahwa pandemi diprediksi berakhir pada April 2021 mendatang.

Beri mengungkapkan, prediksi tersebut merupakan opini dari sebuah kolumnis kesehatan, Martin Makary. Martin adalah ahli bedah di Amerika Serikat yang berkebangsaan Inggris.

"Martin Makary memprediksi, sebagian besar penyakit Covid-19 akan hilang pada April nanti. Opini itu ia sampaikan berdasarkan data laboratorium, matematika, literatur, dan percakapannya dengan para ahli. Baru prediksi. Semoga saja," kata Beri di akun Twitternya, @ProfesorZubairi, sebagaimana dilihat GoNews.co, Minggu (21/2/2021).

Di hari Ia mencuitkan opini Martin tersebut, Sabtu kemarin, Ia juga mengunggah grafis penurunan kasus harian Covid-19 medio 8 Januari 2021 - 17 Februari 2021. Grafis itu menggambarkan penurunan kasus hingga belasan persen.

"Ini nyata. Beberapa pekan terakhir, jumlah kasus harian Covid-19 dunia menurun secara dramatis. Badan Kesehatan Dunia (WHO) mencatat, penurunan global itu sebesar 16 persen. Cukup signifikan," kata Beri.

Ia pun menjelaskan apa yang menyebabkan terjadinya penurunan kasus harian Covid-19 tersebut. Diantaranya, bisa jadi karena testing Covid-19 di beberapa negara bagian Amerika Serikat yang sedang terhambat oleh berlangsugnya musim dingin.

"Di Indonesia, penurunan angka testing juga terjadi," ujar Beri.

Sementara itu, Vaksinasi juga tengah berlangsung di berbagai negara, termasuk Amerika Serikat dan juga Indonesia. Lalu, kata Beri, "Apakah penurunan kasus ini dipengaruhi program vaksinasi Covid-19 di seluruh dunia?".

Jawabannya; "Belum ada yang bisa menjelaskan dan perlu hitungan bulan untuk mengukur itu,".***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, Badminton, SEA Games, Nasional
wwwwww