Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Anggota Dewas KPK Artidjo Alkostar Dikabarkan Meninggal Dunia
Peristiwa
8 jam yang lalu
Anggota Dewas KPK Artidjo Alkostar Dikabarkan Meninggal Dunia
2
Deretan Artis, Politisi dan Wartawan yang Jualan Kopi hingga Barista Indonesia yang Meracik Kopi di Luar Negeri
Umum
22 jam yang lalu
Deretan Artis, Politisi dan Wartawan yang Jualan Kopi hingga Barista Indonesia yang Meracik Kopi di Luar Negeri
3
Jadi Presiden KMLI, Atta Halilintar: Terima Kasih Babeh Bamsoet
Umum
24 jam yang lalu
Jadi Presiden KMLI, Atta Halilintar: Terima Kasih Babeh Bamsoet
4
Rachmad Darmawan Sudah Pimpin Latihan Madura United FC
Sepakbola
22 jam yang lalu
Rachmad Darmawan Sudah Pimpin Latihan Madura United FC
5
Dua Pemain Persija Cerita Soal Vaksin Covid 19
Sepakbola
23 jam yang lalu
Dua Pemain Persija Cerita Soal Vaksin Covid 19
6
Hadapi Piala Menpora 2021, Persija Latihan Perdana di Sawangan
Sepakbola
23 jam yang lalu
Hadapi Piala Menpora 2021, Persija Latihan Perdana di Sawangan
Home  /  Berita  /  DKI Jakarta

Jakarta Kebanjiran, PSI Sebut Anies Hamburkan Uang dan Sia-siakan Waktu

Jakarta Kebanjiran, PSI Sebut Anies Hamburkan Uang dan Sia-siakan Waktu
Banjir menggenangi Bangka, Jakarta Selatan pada Sabtu (20/2/2021). (gambar: ist./tangkapan layar video ist.)
Senin, 22 Februari 2021 16:30 WIB
JAKARTA - PSI (Partai Solidaritas Indonesia) menilai Gubernur DKI (Daerah Khusus Ibukota) Jakarta, Anies Baswedan, menghamburkan uang dan menyia-nyiakan waktu sehingga masyarakat Jakarta harus mengalami banjir. Anies disebut memilih membayar formula E sebesar Rp560 miliar di APBD 2019, tapi ada gagal bayar Rp160 miliar untuk program pembebasan tanah terkait penanggulangan banjir.

"Gubernur Anies bersikeras menjatahkan Rp560 miliar untuk commitment fee penyelenggaraan Formula E. Padahal jika dipakai untuk normalisasi sungai, rakyat Jakarta tidak perlu menderita karena banjir," kata Wakil Ketua Komisi E Fraksi PSI DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) DKI Jakarta, Anggara Wicitra Sastroamidjojo, dikutip GoNews.co dari pernyataan persnya, Senin (22/2/2021).

Sejak tiga tahun lalu, kata Anggara, kerja-kerja membersihkan saluran air dan menyiapkan pompa-pompa tidak terlihat. Jadi, ujar dia, "Sayang sekali Gubernur Anies menyia-nyiakan waktu sepanjang itu,".

Ads

Seperti diketahui, banjir terjadi secara merata di banyak wilayah Jakarta dengan ketinggian air bervariasi, dari 30 cm sampai 3 meter. Sekitar 1.300 warga harus dievakuasi dalam musibah yang terjadi akhir pekan lalu itu.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Peristiwa, Politik, DKI Jakarta
wwwwww