Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tak Punya Biaya Lagi, Dedek Bayi Pengidap Omfalokel Terpaksa Keluar dari RSUD Arifin Achmad
Peristiwa
5 jam yang lalu
Tak Punya Biaya Lagi, Dedek Bayi Pengidap Omfalokel Terpaksa Keluar dari RSUD Arifin Achmad
2
Kader IMM Diharapkan Jadi Pemuda Kreatif, Inovatif dan Berjiwa Wirausaha
Pemerintahan
21 jam yang lalu
Kader IMM Diharapkan Jadi Pemuda Kreatif, Inovatif dan Berjiwa Wirausaha
3
Beri Kuliah Umum di UNNES, Amali Kembali Ingatkan Pentingnya Sport Science
Olahraga
21 jam yang lalu
Beri Kuliah Umum di UNNES, Amali Kembali Ingatkan Pentingnya Sport Science
4
Sindir Komisaris PT Pelni, Tokoh Papua: Bocah Ini Agamanya Gak Jelas, Kok Nuduh Ulama Radikal
Pemerintahan
8 jam yang lalu
Sindir Komisaris PT Pelni, Tokoh Papua: Bocah Ini Agamanya Gak Jelas, Kok Nuduh Ulama Radikal
5
Kritik Keras MUI ke PT Pelni soal Pembatalan Pengajian: Bentuk Nyata Arogansi Kekuasaan!
Peristiwa
8 jam yang lalu
Kritik Keras MUI ke PT Pelni soal Pembatalan Pengajian: Bentuk Nyata Arogansi Kekuasaan!
6
Tiga Kandidat Pelatih eFootball Indonesia
Sepakbola
24 jam yang lalu
Tiga Kandidat Pelatih eFootball Indonesia
Home  /  Berita  /  Politik

Dukung KLB, Barisan Massa Demokrat Minta AHY Mundur dari Jabatan Ketum

Dukung KLB, Barisan Massa Demokrat Minta AHY Mundur dari Jabatan Ketum
Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono. (Foto: Istimewa)
Rabu, 03 Maret 2021 11:06 WIB
JAKARTA - Barisan Massa Demokrat (BMD) menyatakan dukungannya terhadap agenda Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat yang rencananya digelar dalam waktu dekat. Salah satu tuntutan Barisan Massa Demokrat adalah meminta Agus Harimurti Yudhoyono mundur dari jabatan Ketua Umum.

Hal tersebut disampaikan Ketua Barisan Massa Demokrat (BMD) Supandi R Sugondo kepada wartawan, Selasa (2/3/2021).

"Barisan Massa Demokrat (BMD) meminta Agus Harimurti Yudhoyono mundur dari jabatan Ketua Umum Partai Demokrat," kata Supandi.

Supandi mengatakan, AHY patut mundur dari jabatan Ketua Umum Partai Demokrat karena sudah bersikap otoriter. Hal tersebut ditunjukkan AHY dengan mudahnya memecat kader partai tanpa melakukan pemangggilan atau pun konfirmasi.

"AHY tidak mampu menangani internal partai," ujarnya.

Tak hanya itu, Supandi mengatakan Barisan Massa Demokrat juga meminta anggaran dasar dan anggaran rumah tangga Partai Demokrat 2020-2025 dibatalkan. Lantaran, sambungnya, AD/ART tersebut dibuat di luar sidang seperti lazimnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:KompasTV
Kategori:Peristiwa, Pemerintahan, Politik, DKI Jakarta
wwwwww