Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
19 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
2
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
6 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
3
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
20 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
4
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
22 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
5
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Olympic
18 jam yang lalu
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
6
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
20 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Sebut Orang Sakti di Demokrat, Jansen Sitindaon Bongkar Pertemuan Jhoni Allen dengan SBY Sebelum Dipecat

Sebut Orang Sakti di Demokrat, Jansen Sitindaon Bongkar Pertemuan Jhoni Allen dengan SBY Sebelum Dipecat
Wasekjen DPP Demokrat, Jansen Sitindaon. (Foto: Dok GoNews)
Kamis, 04 Maret 2021 13:19 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Jansen Sitindaon yang merupakan Wasekjen Partai Demokrat membongkar pertemuan Jhoni Allen Marbun dengan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Dilansir GoNews.co dari tayangan Youtube Mata Najwa, Jansen Sitindaon membeberkan bahwa sebelum adanya surat pemecatan, Jhoni Allen Marbun bertemu SBY. Hal itu kata Jansen, menandakan bahwa Jhoni Allen sejatinya bukan orang sembarangan di Demokrat.

"Nama Jhoni Allen, orang yakin ini orang sakti. Ini orang jago di Demokrat, posisinya selalu diistimewakan. Sebelum surat pemecatan, Bang Jhoni ini bertemu Pak SBY selaku ketua majelis tinggi partai," ungkap Jansen Sitindaon.

Jansen Sitindaon kemudian menceritakan, meski pertemuan antara Jhoni Allen Marbun dan SBY berlangsung, namun tidak ditemukan solusi. "Ketika ketemu SBY tetap tidak ketemu solusinya dan Jhoni ingin memasukan aktor eksternal ke dalam Partai Demokrat," ujar Jansen Sitindaon.

Sebelumnya, Jhoni Allen menampilkan sebuah video dirinya berbicara mengenai "kudeta" Partai Demokrat usai resmi dipecat oleh AHY.

Dari video berdurasi lebih kurang sembilan menit itu, ia mengutarakan sejumlah tudingan terhadap Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Sehari setelah video itu muncul, Jhoni kembali membuat gebrakan dengan menggugat Ketum AHY ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (3/3/2021).

Gugatan Jhoni terdaftar dalam situs Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) PN Jakarta Pusat, dengan nomor 135/Pdt.G/2021/PN Jkt. Pst.

AHY berstatus sebagai tergugat I, Riefky sebagai tergugat II, sedangkan Hinca merupakan tergugat III. Terdapat sejumlah petitum dalam gugatan Jhoni yakni menerima dan mengabulkan gugatan untuk seluruhnya; menyatakan tergugat I, tergugat II, dan tergugat III melakukan perbuatan melawan hukum; menyatakan tidak sah dan/atau batal demi hukum seluruh perbuatan atau putusan tergugat III terkait pemberhentian penggugat.

Berdasarkan informasi yang tercantum di situs SIPP PN Jakarta Pusat, sidang perdana perkara tersebut akan digelar pada Rabu (17/3/2021).

Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra meminta para mantan kader partai yang tidak puas karena pemecatan, untuk mengajukan keberatannya kepada Mahkamah Partai, termasuk Jhoni Allen.

Ketentuan ini sudah diatur dalam Undang-undang (UU) Nomor 2 tahun 2011 tentang Perubahan atas UU Nomor 2 tahun 2008 tentang Partai Politik.***

wwwwww