Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
KPK OTT Walikota Tanjung Balai, Erwin Syahfutra: Kita Apresiasi Meski Telat
Peristiwa
14 jam yang lalu
KPK OTT Walikota Tanjung Balai, Erwin Syahfutra: Kita Apresiasi Meski Telat
2
Tak Berani Cabut Izin XL Axiata, Arief Poyuono: Menkominfo Johnny G Plate Layak Direshuffle
Politik
15 jam yang lalu
Tak Berani Cabut Izin XL Axiata, Arief Poyuono: Menkominfo Johnny G Plate Layak Direshuffle
3
Pendiri NU Hilang dari Kamus Sejarah, PKB: Jangan Lupa Jasa Ulama, Kemendikbud Bisa Kualat
Pemerintahan
14 jam yang lalu
Pendiri NU Hilang dari Kamus Sejarah, PKB: Jangan Lupa Jasa Ulama, Kemendikbud Bisa Kualat
4
Penundaan India Terbuka, Untungkan Hafiz/Gloria
Olahraga
13 jam yang lalu
Penundaan India Terbuka, Untungkan Hafiz/Gloria
5
Kepala BNSP Bantah Larang Dewan Pers Lakukan UKW
Peristiwa
13 jam yang lalu
Kepala BNSP Bantah Larang Dewan Pers Lakukan UKW
6
Gempa Magnitudo 6,4 di Nias, Getarannya Terasa di Sidimpuan dan Padang
Peristiwa
17 jam yang lalu
Gempa Magnitudo 6,4 di Nias, Getarannya Terasa di Sidimpuan dan Padang
Home  /  Berita  /  Sepakbola
Turnamen Sepakbola Piala Menpora 2021

Kuncoro Ingatkan Pemain Arema FC Soal Kondisi Fisik

Kuncoro Ingatkan Pemain Arema FC Soal Kondisi Fisik
Kamis, 18 Maret 2021 15:56 WIB
Penulis: Azhari Nasution
MALANG - Pelatih Arema FC, Kuncoro meminta anak asuhnya untuk menjaga kebugaran kondisi fisik. Turnamen Piala Menpora 2021 yang tinggal di depan mata, membuat pelatih berusia 48 tahun menginginkan para penggawa Arema FC dalam kondisi siap tempur.

Menurutnya, fisik adalah yang penting dalam menghadapi suatu pertandingan terutama pertandingan turnamen yang jadwalnya akan sangat padat. 

Kuncoro juga menyebut penetapan line up Arema FC di Piala Menpora 2021 akan ditentukan berdasarkan kondisi kebugaran pemain. Untuk itu, dia mengingatkan para pemainnya agar tetap bersikap profesional yang tak hanya fokus pada peningkatan skill saja namun juga harus diimbangi dengan kondisi fisik yang prima.

“Iya yang pertama itu kondisi fisik. Meski dalam kondisi sakit tapi kalau kondisinya bugar ya tidak apa-apa bermain. Daripada kondisinya sembuh tapi kondisi fisiknya di bawah ya percuma, yang penting kondisi fisik,” ujar Kuncoro.

“Kalau sakit untuk main bisa hilang tapi kalau kondisi fisik tidak bisa dibohongi. Fisik akan cepat habis kalau tidak punya kondisi fisik yang bagus, bermain 20 menit saja sudah kelihatan capek. Kan kasihan pemain yang lain,” imbuhnya.

Kuncoro mengibaratkan kondisi fisik pemain ibarat bahan bakar sebuah kendaraan. Jika kondisi fisik pemain cepat drop maka pola permainan tim tidak akan berjalan dengan baik. Hal ini justru akan merugikan tim itu sendiri.

“Fisik kan seperti bensin kalau di sepeda motor. Kalau bensinnya terbatas atau habis kan tidak bisa jalan, kan seperti itu. Jadi meskipun pemain punya skill bagus tapi kalau tidak punya fisik yang bagus, bermain sebentar saja ya sudah habis,” pungkasnya. ***

wwwwww