Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
16 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
20 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
3
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
15 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
4
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
17 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
5
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
22 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
6
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
13 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Home  /  Berita  /  Sepakbola
Turnamen Sepakbola Piala Menpora 2021

Kuncoro Ingatkan Pemain Arema FC Soal Kondisi Fisik

Kuncoro Ingatkan Pemain Arema FC Soal Kondisi Fisik
Kamis, 18 Maret 2021 15:56 WIB
Penulis: Azhari Nasution
MALANG - Pelatih Arema FC, Kuncoro meminta anak asuhnya untuk menjaga kebugaran kondisi fisik. Turnamen Piala Menpora 2021 yang tinggal di depan mata, membuat pelatih berusia 48 tahun menginginkan para penggawa Arema FC dalam kondisi siap tempur.

Menurutnya, fisik adalah yang penting dalam menghadapi suatu pertandingan terutama pertandingan turnamen yang jadwalnya akan sangat padat. 

Kuncoro juga menyebut penetapan line up Arema FC di Piala Menpora 2021 akan ditentukan berdasarkan kondisi kebugaran pemain. Untuk itu, dia mengingatkan para pemainnya agar tetap bersikap profesional yang tak hanya fokus pada peningkatan skill saja namun juga harus diimbangi dengan kondisi fisik yang prima.

“Iya yang pertama itu kondisi fisik. Meski dalam kondisi sakit tapi kalau kondisinya bugar ya tidak apa-apa bermain. Daripada kondisinya sembuh tapi kondisi fisiknya di bawah ya percuma, yang penting kondisi fisik,” ujar Kuncoro.

“Kalau sakit untuk main bisa hilang tapi kalau kondisi fisik tidak bisa dibohongi. Fisik akan cepat habis kalau tidak punya kondisi fisik yang bagus, bermain 20 menit saja sudah kelihatan capek. Kan kasihan pemain yang lain,” imbuhnya.

Kuncoro mengibaratkan kondisi fisik pemain ibarat bahan bakar sebuah kendaraan. Jika kondisi fisik pemain cepat drop maka pola permainan tim tidak akan berjalan dengan baik. Hal ini justru akan merugikan tim itu sendiri.

“Fisik kan seperti bensin kalau di sepeda motor. Kalau bensinnya terbatas atau habis kan tidak bisa jalan, kan seperti itu. Jadi meskipun pemain punya skill bagus tapi kalau tidak punya fisik yang bagus, bermain sebentar saja ya sudah habis,” pungkasnya. ***

wwwwww