Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Minta Bantu Karena Tak Terima Diputus Pacar, Gadis Ini Malah Dicabuli Dukun
Hukum
21 jam yang lalu
Minta Bantu Karena Tak Terima Diputus Pacar, Gadis Ini Malah Dicabuli Dukun
2
Meraup Berkah di Tanjakan Maut Sitinjau Laut Melalui Akun Youtube
Umum
21 jam yang lalu
Meraup Berkah di Tanjakan Maut Sitinjau Laut Melalui Akun Youtube
3
Penagih Utang Tewas Dikeroyok di Cipondoh, 5 Warga Diamankan Polisi
Peristiwa
20 jam yang lalu
Penagih Utang Tewas Dikeroyok di Cipondoh, 5 Warga Diamankan Polisi
4
Menghilang 1,5 Bulan, Pria di Aceh Ditemukan Tinggal Kerangka Dekat Gubuk
Peristiwa
21 jam yang lalu
Menghilang 1,5 Bulan, Pria di Aceh Ditemukan Tinggal Kerangka Dekat Gubuk
5
Bawa 20 Paket Besar Ganja, Warga Kuranji Padang Dicokok Petugas
Hukum
22 jam yang lalu
Bawa 20 Paket Besar Ganja, Warga Kuranji Padang Dicokok Petugas
6
Pj Kepala Daerah 22/23 Kewenangan Siapa? Azis Syamsuddin Dorong Pembahasan
Politik
21 jam yang lalu
Pj Kepala Daerah 22/23 Kewenangan Siapa? Azis Syamsuddin Dorong Pembahasan
Home  /  Berita  /  Sepakbola
Turnamen Sepakbola Piala Menpora 2021

Ini Alasan Paul Munstes Tempatkan Andik Sebagai Striker

Ini Alasan Paul Munstes Tempatkan Andik Sebagai Striker
Andik Vermansyah,
Selasa, 23 Maret 2021 09:18 WIB
Penulis: Azhari Nasution
MALANG - Ada strategi unik yang diterapkan Bhayangkara Solo FC saat menghadapi Borneo FC pada laga pembuka babak penyisihan Grup B Piala Menpora 2021 yang digelar di Stadion Kanjuruhan Malang  Jawa Timur, Senin (22/3/2021). 

Pelatih Bhayangkara Solo FC, Paul Munster memasang Andik Vermansyah dan juga Renan Silva sebagai duet striker mereka. Kedua pemain tersebut jarang sekali menempati pos sebagai striker. Renan biasa menempati posisi tengah sebagai playmaker dan Andik terbiasa bermain melebar baik sebagai pemain sayap. 

Pelatih asal Irlandia Utara itu memiliki alasan menempatkan Andik sebagai striker karena keleluasaan dalam menempatkan seorang pemain berdasarkan hasil analisisnya saat latihan.

Apalagi sebelum menempatkan Andik sebagai striker, dia sempat berdiskusi dengan pemainnya itu soal posisi barunya. Dan Andik mengaku pernah bermain sebagai stiker. 

“Bagi saya Andik adalah seorang striker dan saya dulu juga seorang striker jadi saya bisa memberi masukan-masukan pada Andik. Bagusnya kita punya kompetisi di posisi striker,” tuturnya.

Bhayangkara Solo FC sejatinya memiliki berbagai pilihan opsi di lini serang. Salah satunya adalah pemain asing asal Chad, Ezechiel Ndouassel yang di Liga 1 2020 lalu menjadi andalan Bhayangkara Solo FC. Paul juga mengatakan dalam waktu dekat dirinya juga akan kedatangan pemain lagi di posisi striker. ***

wwwwww