Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
18 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
2
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
19 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
3
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
21 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
4
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
6 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
5
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Olympic
17 jam yang lalu
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
6
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
19 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
Home  /  Berita  /  Sepakbola
Turnamen Sepakbola Piala Menpora 2021

Ini Alasan Paul Munstes Tempatkan Andik Sebagai Striker

Ini Alasan Paul Munstes Tempatkan Andik Sebagai Striker
Andik Vermansyah,
Selasa, 23 Maret 2021 09:18 WIB
Penulis: Azhari Nasution
MALANG - Ada strategi unik yang diterapkan Bhayangkara Solo FC saat menghadapi Borneo FC pada laga pembuka babak penyisihan Grup B Piala Menpora 2021 yang digelar di Stadion Kanjuruhan Malang  Jawa Timur, Senin (22/3/2021). 

Pelatih Bhayangkara Solo FC, Paul Munster memasang Andik Vermansyah dan juga Renan Silva sebagai duet striker mereka. Kedua pemain tersebut jarang sekali menempati pos sebagai striker. Renan biasa menempati posisi tengah sebagai playmaker dan Andik terbiasa bermain melebar baik sebagai pemain sayap. 

Pelatih asal Irlandia Utara itu memiliki alasan menempatkan Andik sebagai striker karena keleluasaan dalam menempatkan seorang pemain berdasarkan hasil analisisnya saat latihan.

Apalagi sebelum menempatkan Andik sebagai striker, dia sempat berdiskusi dengan pemainnya itu soal posisi barunya. Dan Andik mengaku pernah bermain sebagai stiker. 

“Bagi saya Andik adalah seorang striker dan saya dulu juga seorang striker jadi saya bisa memberi masukan-masukan pada Andik. Bagusnya kita punya kompetisi di posisi striker,” tuturnya.

Bhayangkara Solo FC sejatinya memiliki berbagai pilihan opsi di lini serang. Salah satunya adalah pemain asing asal Chad, Ezechiel Ndouassel yang di Liga 1 2020 lalu menjadi andalan Bhayangkara Solo FC. Paul juga mengatakan dalam waktu dekat dirinya juga akan kedatangan pemain lagi di posisi striker. ***

wwwwww