Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Minta Bantu Karena Tak Terima Diputus Pacar, Gadis Ini Malah Dicabuli Dukun
Hukum
22 jam yang lalu
Minta Bantu Karena Tak Terima Diputus Pacar, Gadis Ini Malah Dicabuli Dukun
2
Meraup Berkah di Tanjakan Maut Sitinjau Laut Melalui Akun Youtube
Umum
22 jam yang lalu
Meraup Berkah di Tanjakan Maut Sitinjau Laut Melalui Akun Youtube
3
Penagih Utang Tewas Dikeroyok di Cipondoh, 5 Warga Diamankan Polisi
Peristiwa
20 jam yang lalu
Penagih Utang Tewas Dikeroyok di Cipondoh, 5 Warga Diamankan Polisi
4
Menghilang 1,5 Bulan, Pria di Aceh Ditemukan Tinggal Kerangka Dekat Gubuk
Peristiwa
22 jam yang lalu
Menghilang 1,5 Bulan, Pria di Aceh Ditemukan Tinggal Kerangka Dekat Gubuk
5
Bawa 20 Paket Besar Ganja, Warga Kuranji Padang Dicokok Petugas
Hukum
22 jam yang lalu
Bawa 20 Paket Besar Ganja, Warga Kuranji Padang Dicokok Petugas
6
Pj Kepala Daerah 22/23 Kewenangan Siapa? Azis Syamsuddin Dorong Pembahasan
Politik
22 jam yang lalu
Pj Kepala Daerah 22/23 Kewenangan Siapa? Azis Syamsuddin Dorong Pembahasan
Home  /  Berita  /  Peristiwa

Wakil Ketua DPR Dorong Pemda Terbitkan Perda Pesantren

Wakil Ketua DPR Dorong Pemda Terbitkan Perda Pesantren
Silaturrahmi Muhaimin Iskandar dengan 200 Ulama se Jawa Tengah. (Foto: Istimewa)
Kamis, 25 Maret 2021 19:17 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI bidang Kokesra, Abdul Muhaimin Iskandar atau Gus AMI memandang bahwa Pesantren bukan hanya tempat santri menimba ilmu. Namun Pesantren juga punya peran besar dalam membangun bangsa dan negara.

Demikian diungkapkan Gus Ami, saat bertemu dengan 200 ulama se-Jawa Tengah di Pondok Pesantren Edi Mancoro, Salatiga, Jawa Tengah, Kamis, (25/3/2021).

"Kontribusi pesantren terhadap negara telah diwujudkan bukan hanya saat ini, tapi juga sejak Indonesia belum merdeka," kata Gus AMI.

Untuk itu, dirinya juga mengaku bersyukur, karena UU Pesantren yang disahkan pada 2019 lalu, kini menjadi salah satu payung bagi kemajuan Pesantren yang sudah berkiprah sangat besar di Indonesia. "Pesantren bukan hanya benteng agama, tapi juga benteng kekuatan sosial, ekonomi dan bahkan budaya," ungkap Gus AMI.

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini juga mendorong agar masyarakat khususnya pesantren turut mengawal implementasi UU Pesantren agar bisa diterapkan. Kemudian Ia berharap, dengan UU Pesantren itu, semua daerah bisa menciptakan Perda Pesantren.

"Jadi kira-kira tugas PKB itu begini, bagaimana menjadikan pesantren di seluruh Nusantara benar-benar menjadi ujung tombak kemajuan bangsa, baik kemajuan agama, ekonomi, sosial bahkan budaya," tutur Gus AMI.

Gus Ami juga mengapresiasi DPW PKB Jateng yang sudah menyiapkan langkah-langkah penyusunan Perda Pesantren untuk menfollowup UU Pesantren yang memerlukan totalitas, soliditas, serta sinergi.

Sementara itu, Ketua DPW PKB Jateng, KH. Yusuf Chudlory mengatakan, kegiatan Workshop Perda Pesantren yang dihadiri Fraksi PKB se Jawa Tengah merupakan wujud komitmen PKB kepada Kiai dan juga Pesantren agar semakin baik. "Tadi malam kita seluruh Fraksi PKB se Jateng berkumpul sekaligus melaunching Perda Pesantren. Kita launching gerakan untuk realisasi Perda Pesantren di Jateng," kata Gus Yusuf.

Tanpa Perda Pesantren, lanjut Gus Yusuf, UU Pesantren ibarat macan ompong. Karena itu dia mengajak semua pihak untuk bersinergi agar Pesantren bisa mendapat perhatian yang layak dari negara. "Untuk itu PKB mengundang paro Kiai untuk memberikan masukan dan juga saran membangun agar Perda Pesantren bisa segera diwujudkan. Perda Pesantren bukan hanya memberikan manfaat bagi pesantren, tapi juga bagi masyarakat di sekitar Pesantren," tukas Gus Yusuf.

Hadir dalam kesempatan itu Syuriah PBNU, KH. Subhan Makmun, Ketua PWNU Jateng, KH. Muzammil, Pengasuh Ponpes Edi Mancoro, KH. Muhammad Hanif, serta Ketua Dewan Syuro DPC PKB se Jateng.***

wwwwww