Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Minta Bantu Karena Tak Terima Diputus Pacar, Gadis Ini Malah Dicabuli Dukun
Hukum
22 jam yang lalu
Minta Bantu Karena Tak Terima Diputus Pacar, Gadis Ini Malah Dicabuli Dukun
2
Meraup Berkah di Tanjakan Maut Sitinjau Laut Melalui Akun Youtube
Umum
22 jam yang lalu
Meraup Berkah di Tanjakan Maut Sitinjau Laut Melalui Akun Youtube
3
Penagih Utang Tewas Dikeroyok di Cipondoh, 5 Warga Diamankan Polisi
Peristiwa
20 jam yang lalu
Penagih Utang Tewas Dikeroyok di Cipondoh, 5 Warga Diamankan Polisi
4
Menghilang 1,5 Bulan, Pria di Aceh Ditemukan Tinggal Kerangka Dekat Gubuk
Peristiwa
22 jam yang lalu
Menghilang 1,5 Bulan, Pria di Aceh Ditemukan Tinggal Kerangka Dekat Gubuk
5
Bawa 20 Paket Besar Ganja, Warga Kuranji Padang Dicokok Petugas
Hukum
22 jam yang lalu
Bawa 20 Paket Besar Ganja, Warga Kuranji Padang Dicokok Petugas
6
Pj Kepala Daerah 22/23 Kewenangan Siapa? Azis Syamsuddin Dorong Pembahasan
Politik
22 jam yang lalu
Pj Kepala Daerah 22/23 Kewenangan Siapa? Azis Syamsuddin Dorong Pembahasan
Home  /  Berita  /  Umum

Keterlaluan, Tiga Oknum Wartawan Diduga Peras Sejumlah Kepsek di Siak Kecil Riau

Keterlaluan, Tiga Oknum Wartawan Diduga Peras Sejumlah Kepsek di Siak Kecil Riau
Ilustrasi pers. (Foto: Istimewa)
Jum'at, 26 Maret 2021 22:19 WIB
JAKARTA - Sejumlah Kepala Sekolah (Kepsek) dari tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga SMA di Kecamatan Siak Kecil Kabupaten Bengkalis, mulai resah akibat ulah oknum wartawan yang datang ke sekolah dengan meminta sejumlah uang dengan dalih bantuan tertentu.

"Semalam memang ada tiga orang yang mengaku wartawan datang ke sekolah saya. Saat itu saya tidak ada di tempat, dan yang menemui mereka guru kurikulum dan meminta sejumlah uang untuk biaya operasional mereka," ujar Kepsek SMA 1 Siak Kecil Edi Yusri, Jumat (26/3).

Dikatakan Edi, karena tidak dilayani permintaannya, oknum wartawan tersebut mulai mencak-mencak dan meminta kepada guru untuk menyerahkan data Rencana Kegiatan Sekolah (RKS) karena saat itu ada pembangunan di sekolah tersebut.

"Bahkan pekerja yang sedang membangun sekolah pun ditanya mereka dengan berbagai macam pertanyaan," kata Edi lagi.

Selain itu, dari beberapa laporan yang diterimanya, Kepala SD 03 Desa Tanjung Belit juga menjadi korban pemerasan, bahkan oknum wartawan tersebut sempat memukul meja dan mengambil handpone salah seorang guru dan langsung mengecek isinya,

"Saya juga ditelpon Kepala SD 03 Tanjung Belit bahwa ada tiga orang wartawan datang ke sekolah dan memukul meja dan meminta sejumlah uang. Karena Kepseknya tidak ada maka bendahara terpaksa memberi uang kepada tiga oknum wartawan tersebut karena ketakutan," kata Edi lagi.

Sementara itu Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bengkalis Alfisnardo menyayangkan ulah oknum wartawan yang diduga melakukan pemerasan kepada sejumlah Kepsek di Siak Kecil tersebut.

"Kalau memang ada Kepsek merasa diperas segera laporkan ke pihak Kepolisian karena saat ini wartawan sudah dididik secara profesional dan berpegang pada kode etik sesuai aturan yang ada saat ini," kata Alfis.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:ANTARA
Kategori:Riau, Hukum, Peristiwa, Umum
wwwwww