Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kader IMM Diharapkan Jadi Pemuda Kreatif, Inovatif dan Berjiwa Wirausaha
Pemerintahan
21 jam yang lalu
Kader IMM Diharapkan Jadi Pemuda Kreatif, Inovatif dan Berjiwa Wirausaha
2
Beri Kuliah Umum di UNNES, Amali Kembali Ingatkan Pentingnya Sport Science
Olahraga
21 jam yang lalu
Beri Kuliah Umum di UNNES, Amali Kembali Ingatkan Pentingnya Sport Science
3
Tak Punya Biaya Lagi, Dedek Bayi Pengidap Omfalokel Terpaksa Keluar dari RSUD Arifin Achmad
Peristiwa
4 jam yang lalu
Tak Punya Biaya Lagi, Dedek Bayi Pengidap Omfalokel Terpaksa Keluar dari RSUD Arifin Achmad
4
Sindir Komisaris PT Pelni, Tokoh Papua: Bocah Ini Agamanya Gak Jelas, Kok Nuduh Ulama Radikal
Pemerintahan
8 jam yang lalu
Sindir Komisaris PT Pelni, Tokoh Papua: Bocah Ini Agamanya Gak Jelas, Kok Nuduh Ulama Radikal
5
Kritik Keras MUI ke PT Pelni soal Pembatalan Pengajian: Bentuk Nyata Arogansi Kekuasaan!
Peristiwa
8 jam yang lalu
Kritik Keras MUI ke PT Pelni soal Pembatalan Pengajian: Bentuk Nyata Arogansi Kekuasaan!
6
Tiga Kandidat Pelatih eFootball Indonesia
Sepakbola
24 jam yang lalu
Tiga Kandidat Pelatih eFootball Indonesia
Home  /  Berita  /  Sepakbola

Rudy Eka Masih Banyak PR Benahi Timnas Wanita Indonesia

Rudy Eka Masih Banyak PR Benahi Timnas Wanita Indonesia
Timnas Wanita Indonesia.
Senin, 29 Maret 2021 18:42 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Tim Nasional (Timnas) Wanita Indonesia melakukan seleksi dan pemusatan latihan (TC) selamat tiga pekan di Jakarta. Meski sudah tiga pekan berlatih, skuat Garuda Pertiwi masih memiliki pekerjaan rumah yang perlu diperbaiki.

Hal ini disampaikan oleh pelatih timnas wanita, Rudy Eka Priyambada. Ia menilai penampilan para pemain timnas yang dipersiapkan menuju SEA Games Hanoi 2021 ini mengalami perkembangan, namun tetap banyak hal yang perlu ditingkatkan terlebih ini menjadi seleksi dan latihan perdana skuat Garuda Pertiwi di tahun 2021.

“Selama tiga pekan kami tim pelatih memberikan program latihan intens kepada para pemain karena selama pandemi tidak banyak aktivitas yang dilakukan. Pada TC ini salah satu hal yang konsisten dilakukan adalah melakukan internal game di setiap hari Rabu dan Jumat setiap pekannya. Evaluasi pentingnya adalah ritme permainan para pemain untuk keluar dari tekanan terlebih saat menghadapi tim putra,” ungkap Rudy.

Selama TC skuat Garuda Pertiwi menjalani internal game secara rutin. Di pekan pertama, Zahra Muzdalifah dan kawan-kawan menjalani pertandingan dengan durasi 3x30 menit, pada Rabu sore dan Jumat malam. Kemudian di pekan kedua, Timnas Wanita menjalani friendly game bersama dua klub sepakbola putri yakni Bina Sentra Cirebon dan Lion Football Academy, dimana kedua pertandingan tersebut berakhir dengan kemenangan 14-0 dan 15-0.

Lalu pada pekan ketiga, skuat polesan Rudy Eka ini mendapat lawan tim putra, yakni Imran Soccer Academy U-15 dan Asiana Soccer School U-13, timnas wanita kalah dengan skor 1-5. Rudy melihat pekan ketiga menjadi pekan terberat bagi skuat Timnas karena menghadapi tim putra dalam rentang waktu dua hari.

“Kalau bermain dengan pria meskipun timnya U-13 dan U15, tekanannya pasti lebih tinggi dan berbeda dengan permainan tim wanita. Para pemain masih merasa panik di awal pertandingan, terlebih di 15 menit awal mereka kurang tenang dan proses tim kebobolan di awal pertandingan dikarenakan masalah ketenangan dan keluar dari tekanan tadu. Tapi di babak kedua mereka bermain lebih tenang dan lebih baik,” tambah Rudy. 

Pada pekan ini, pelatih Rudy Eka akan memperbaiki pekerjaan-pekerjaan rumah terkait pola permainan anak asuhnya.

“Di dua pertandingan pekan ketiga kami tim pelatih jadi bisa tahu lini mana yang kami butuhkan dan pr-pr mana yang perlu diperbaiki. Proses ini masih panjang. Ada sistem keluar masuk yang terus kami terapkan yang sekiranya bisa membantu kinerja tim untuk lebih baik," tukas Rudy. ***

wwwwww