Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
12 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
2
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
10 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
3
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
11 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
4
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
8 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
5
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
Basket
13 jam yang lalu
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
6
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
Sepakbola
8 jam yang lalu
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Pilpres 2024, Pendukung Jokowi: Puan No, Ganjar Yes!

Pilpres 2024, Pendukung Jokowi: Puan No, Ganjar Yes!
Pertemuan Ganjar Pranowo dengan Puan di Jawa tengah saat Pilkada 2017. (Foto: Istimewa)
Jum'at, 02 April 2021 21:17 WIB
JAKARTA - Perpindahan dukungan pemilih tak berbading lurus dengan dukungan pemilih pada saat pemilu dilaksanakan. Hal itu dikatakan Direktur Riset Indonesia Presidential Studies (IPS) Arman Salam menanggapi survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC).

Hasil survei menyebutkan data bahwa 18,4 persen pendukung setia Presiden Jokowi memilih memindahkan dukungan ke Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, berdasarkan awarenes (kedikenalan) figur yang masuk top of mind Capres 2024 tanpa menyertakan Jokowi.

Menurut Arman, jika yang dipertanyakan adalah dominasi pendukung Jokowi lebih memilih Ganjar dari figur lain, secara teori politik wajar karena Ganjar saat ini cukup cemerlang dalam bursa Pilpres 2024. Bahkan, Arman mengatakan, Survei Nasional IPS terbaru Ganjar masuk dalam radar 3 besar calon terkuat yang berasal dari kader internal PDIP.

"Secara kedekatan partai Jokowi dan Ganjar sama-sama kader PDIP dalam rangka dukung mendukung calon presiden bukan hal yang istimewa," ujarnya, Jumat (2/4/2021).

Kemudian, jika pertanyaan yang disodorkan ke responden mengapa bukan Puan Maharani yang mendulang muntahan dukungan pemilih setia Jokowi, sedangkan Puan adalah anak Ketua Umum PDIP dan trah Soekarno.

"Tentu publik memiliki pertimbangan lain. Bisa saja terkait popularitas, kesukaan dan kepantasannya (Puan) masih dinilai kurang dibanding Ganjar yang sama-sama kader PDIP," ungkapnya.

Di luar soal migrasi dukungan pemilih Jokowi ke sejumlah figur, termasuk ke kader-kader PDIP, menurut Arman, yang perlu diperhatikan adalah kemenangan dalam pertarungan pemilihan umum baik tingkat nasional, provinsi, kabupaten/kota sampai pemilihan tingkat desa, faktor figur adalah penentu kemenangan.

"Secanggih apa figur itu bisa memimpin dan bukan partai, ormas atau trah siapa karena kembali kepada kapasitas, personalitas dan intelektualitas calon yang dipertaruhkan," kata dia.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Gelora.co
Kategori:PON, Olympic, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww