Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
17 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
19 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
18 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
4
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
19 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
5
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
Sepakbola
17 jam yang lalu
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
6
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
8 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Home  /  Berita  /  Sepakbola
Turnamen Sepakbola Piala Menpora 2021

Syahrul Trisna Akui Persikabo Belum Beruntung

Syahrul Trisna Akui Persikabo Belum Beruntung
Penjaga gawang Persikabo 1973, Syahrul Trisna Fadillah.
Jum'at, 02 April 2021 11:34 WIB
Penulis: Azhari Nasution
BOGOR - Penjaga gawang Persikabo 1973, Syahrul Trisna Fadillah mengutarakan kekecewaannya setelah Laskar Padjajaran tersingkir dari ajang turnamen pra musim Piala Menpora 2021.

Anak asuh Igor Kriushenko pulang lebih cepat setelah hanya sanggup meraup dua poin hasil dua kali imbang dan sekali kalah, yang membuat mereka terpaku di tangga ketiga klasemen akhir Grup A.

Melihat tiga laga yang sudah dilalui, Syahrul mengakui Persikabo belum dinaungi Dewi Fortuna dan menilai semestinya mampu melangkah lebih jauh ke putaran final karena menampilkan permainan yang bagus di lapangan.

"Untuk hasil di Piala Menpora tentu saya pribadi sebagai pemain menilai bukan hasil yang diharapkan oleh tim. Mengingat perjalanan kami di tiga laga ini bermain cukup bagus dan selalu kerja keras untuk memenangkan pertandingan. Tapi mungkin belum rezeki saja," ungkapnya.

Kiper berumur 25 tahun itu menyebut ada beberapa hal yang mesti diperbaiki, terutama konsentrasi di menit akhir agar tidak kebobolan jelang akhir laga yang membuyarkan kemenangan tim. 

Di sisi lain, Syahrul sendiri mendapat kepercayaan penuh dari pelatih untuk bermain di tiga laga fase grup. Kendati demikian ia enggan jemawa lantaran persaingan di bawah mistar Laskar Padjajaran tetap ketat dan menyerahkan keputusan tersebut kepada tim pelatih.

"Yang membuat kecewa tentu kebobolan di menit akhir dan gol itu berasal dari bola yang seharusnya tidak gol. Itu yang membuat saya sampai saat ini merasa menyesal dan masih belum percaya kalau kami tidak lolos. Kami harus lebih kerja keras dan lebih kompak lagi," jelas Syahrul.

"Siapapun yang dimainkan di pertandingan itu adalah keputusan pelatih. Saya sebagai pemain harus siap dan kerja keras ketika nanti dimainkan. Untuk persaingan kami selalu bersaing secara sehat dan profesional. Kami harus saling mendukung untuk kebaikan tim," tandasnya.

Saat ini Abduh Lestaluhu dan kolega mendapat jatah libur dan akan kembali berkumpul untuk berlatih di Lapangan Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP), Hambalang, Kabupaten Bogor pada Senin (5/4) mendatang. ***

wwwwww