Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tak Punya Biaya Lagi, Dedek Bayi Pengidap Omfalokel Terpaksa Keluar dari RSUD Arifin Achmad
Peristiwa
5 jam yang lalu
Tak Punya Biaya Lagi, Dedek Bayi Pengidap Omfalokel Terpaksa Keluar dari RSUD Arifin Achmad
2
Kader IMM Diharapkan Jadi Pemuda Kreatif, Inovatif dan Berjiwa Wirausaha
Pemerintahan
21 jam yang lalu
Kader IMM Diharapkan Jadi Pemuda Kreatif, Inovatif dan Berjiwa Wirausaha
3
Beri Kuliah Umum di UNNES, Amali Kembali Ingatkan Pentingnya Sport Science
Olahraga
21 jam yang lalu
Beri Kuliah Umum di UNNES, Amali Kembali Ingatkan Pentingnya Sport Science
4
Sindir Komisaris PT Pelni, Tokoh Papua: Bocah Ini Agamanya Gak Jelas, Kok Nuduh Ulama Radikal
Pemerintahan
9 jam yang lalu
Sindir Komisaris PT Pelni, Tokoh Papua: Bocah Ini Agamanya Gak Jelas, Kok Nuduh Ulama Radikal
5
Kritik Keras MUI ke PT Pelni soal Pembatalan Pengajian: Bentuk Nyata Arogansi Kekuasaan!
Peristiwa
8 jam yang lalu
Kritik Keras MUI ke PT Pelni soal Pembatalan Pengajian: Bentuk Nyata Arogansi Kekuasaan!
Home  /  Berita  /  Sepakbola
Turnamen Sepakbola Piala Menpora 2021

Syahrul Trisna Akui Persikabo Belum Beruntung

Syahrul Trisna Akui Persikabo Belum Beruntung
Penjaga gawang Persikabo 1973, Syahrul Trisna Fadillah.
Jum'at, 02 April 2021 11:34 WIB
Penulis: Azhari Nasution
BOGOR - Penjaga gawang Persikabo 1973, Syahrul Trisna Fadillah mengutarakan kekecewaannya setelah Laskar Padjajaran tersingkir dari ajang turnamen pra musim Piala Menpora 2021.

Anak asuh Igor Kriushenko pulang lebih cepat setelah hanya sanggup meraup dua poin hasil dua kali imbang dan sekali kalah, yang membuat mereka terpaku di tangga ketiga klasemen akhir Grup A.

Melihat tiga laga yang sudah dilalui, Syahrul mengakui Persikabo belum dinaungi Dewi Fortuna dan menilai semestinya mampu melangkah lebih jauh ke putaran final karena menampilkan permainan yang bagus di lapangan.

"Untuk hasil di Piala Menpora tentu saya pribadi sebagai pemain menilai bukan hasil yang diharapkan oleh tim. Mengingat perjalanan kami di tiga laga ini bermain cukup bagus dan selalu kerja keras untuk memenangkan pertandingan. Tapi mungkin belum rezeki saja," ungkapnya.

Kiper berumur 25 tahun itu menyebut ada beberapa hal yang mesti diperbaiki, terutama konsentrasi di menit akhir agar tidak kebobolan jelang akhir laga yang membuyarkan kemenangan tim. 

Di sisi lain, Syahrul sendiri mendapat kepercayaan penuh dari pelatih untuk bermain di tiga laga fase grup. Kendati demikian ia enggan jemawa lantaran persaingan di bawah mistar Laskar Padjajaran tetap ketat dan menyerahkan keputusan tersebut kepada tim pelatih.

"Yang membuat kecewa tentu kebobolan di menit akhir dan gol itu berasal dari bola yang seharusnya tidak gol. Itu yang membuat saya sampai saat ini merasa menyesal dan masih belum percaya kalau kami tidak lolos. Kami harus lebih kerja keras dan lebih kompak lagi," jelas Syahrul.

"Siapapun yang dimainkan di pertandingan itu adalah keputusan pelatih. Saya sebagai pemain harus siap dan kerja keras ketika nanti dimainkan. Untuk persaingan kami selalu bersaing secara sehat dan profesional. Kami harus saling mendukung untuk kebaikan tim," tandasnya.

Saat ini Abduh Lestaluhu dan kolega mendapat jatah libur dan akan kembali berkumpul untuk berlatih di Lapangan Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP), Hambalang, Kabupaten Bogor pada Senin (5/4) mendatang. ***

wwwwww