Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
24 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
17 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
16 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
4
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
17 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
5
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
17 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
6
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
Sepakbola
15 jam yang lalu
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
Home  /  Berita  /  Olympic

Tak Punya Biaya Lagi, Dedek Bayi Pengidap Omfalokel Terpaksa Keluar dari RSUD Arifin Achmad

Tak Punya Biaya Lagi, Dedek Bayi Pengidap Omfalokel Terpaksa Keluar dari RSUD Arifin Achmad
Dedek bayi di Kampar idap penyakit Omfalokel dan butuh uluran tangan. (Foto: Facebook)
Sabtu, 10 April 2021 16:31 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
PEKANBARU - Seorang ibu bernama Rita Susrianti atau yang sering dipanggil Ita, kini sedang kebingungan untuk mencari bantuan guna mengobati penyakit anaknya yang masih bayi.

Dedek, panggilan bayi tersebut, diketahui mengidap penyakit Omfalokel dan sempat dirawat selama 21 hari di RSUD Arifin Achmad, Pekanbaru. Namun karena keterbatasan biaya, Rita membawa dedek bayi itu pulang ke rumahnya.

Dari penelusuran GoNews.co, Omphalocele atau omfalokel yang diidap bayi, adalah kelainan lahir yang ditandai dengan keluarnya organ yang ada di dalam rongga perut bayi, seperti lambung, usus, dan hati, melalui pusar.

Omfalokel bisa terdeteksi sejak kehamilan atau baru terlihat saat bayi dilahirkan. Omfalokel tergolong kelainan lahir yang cukup jarang terjadi.

Guna meringankan beban keluarga bayi itu, rencananya Forum Kota Pekanbaru Bertuah akan mengupayakan bantuan.

"Setelah mendapat informasi tersebut, kami berniat memberikan dan mengupayakan bantuan, mohon doanya saja," ujar Ketua Forum Pekanbaru Kota Bertuah, Masril, Sabtu (10/4/2021).

Sebelumnya, informasi yang didapat GoNews.co dari akun facebook Alya Jazila Zila, keluarga dedek bayi tersebut berada di Desa Batu Bersurat XIII Koto Kampar, Kabupten Kampar, Riau.

Selain foto dedek bayi, Alya juga meminta netizen untuk membantunya dengan harapan, dedek bayi bisa kembali mendapat perawatan medis.

"Assalamualaikum, mohon doa dan batuannya sudara/i dengan sedikit menyisihkan rezeki kita untuk bayi ibu rita susrianti(ita) yang mengidap penyakit omfalokel sejak lahir, pernah dirawat diRS ARIFIN AHMAD pekanbaru selama 21 hari dan sekarang sudah dibawah pulang dikarna keterbatasan biaya. Mohon donasi para dermawan untuk bisa membawah adek bayi ini ke Rumah sakit lagi," tulisnya.

Bagi pembaca yang ingin berdonasi silahkan menghubungi 082285988948, dan bisa langsung berdonasi ke Rek BRI, atas nama Arief Santoso di 336001044834533, atau bisa juga menghubungi Dompet GoNews Peduli, Rek: 2490380844 BCA dan konfirmasi transfer ke nomor 081274665660.***

Kategori:Riau, Olympic, PON
wwwwww