Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
24 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
2
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
6 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
3
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
24 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
4
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
23 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
5
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Sepakbola
23 jam yang lalu
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Home  /  Berita  /  Metropolitan

'Jokowiek' sebagai Perpaduan 'Old Mind-New Mind', Ini Partainya menurut Bossman

Jokowiek sebagai Perpaduan Old Mind-New Mind, Ini Partainya menurut Bossman
Ilustrasi pasangan 'Jokowiek' di Pilpres 2024. (kolase: jokowi via britannica.com/bossman via narapatih)
Selasa, 13 April 2021 14:53 WIB
JAKARTA - Analis Politik, Bossman Wowiek Prasantyo, menegaskan pentingnya cara bernegara yang mengedepankan kedaulatan Indonesia dari penguasaan asing semisal Tiongkok dan IMF. Menuju hal itu, Ia mewacanakan syarat ambang batas cukup 5 persen untuk pencalonan presiden-wakil presiden, dan Ia bisa saja berpasangan dengan Jokowi yang diwacanakan menjabat 3 periode.

"Syarat berikutnya total Paslon (pasangan calon) tidak boleh 7 pasang dengan menghitung suara parlemen dari suara terbanyak," kata Bossman dikutip GoNEWS.co dari video Instagramnya, Selasa (13/4/2021).

Dengan ambang batas 5 persen tersebut, beberapa partai politik dikalkulasi bisa mencalonkan Paslon Presiden-Wakil Presiden di 2024 tanpa harus berkoalisi. Bossman kemudian mensimulasi nama-nama yang dicalonkan, tapi tak muncul nama dari kalangan new mind. Dan Ia berujar, "Bagaimana kalau Pak Jokowi 3 kali. Wakilnya, si Sontoloyo ini, piye Pak? Cocok ini kombinasinya,".

"Mainnya dua babak jika tidak ada yang mendapat 50 persen + 1 suara. Jadi, tanding ulang dua teratas. Dengan demikian peluang putra bangsa terbaik untuk bisa membangun bangsa menjadi terbuka lebar," papar Bossman.

Tapi, baik Jokowi maupun Bossman bukanlah Ketua Umum Partai Politik yang punya kendali pencalonan. Lalu partai mana yang mungkin tertarik mencalonkan duet Jokowiek (Jokowi-Wowiek)?. Saat dikonfirmasi GoNEWS.co, Bossman berujar santai, "Golkar, PDIP, Gerindra, NasDem,".***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, Nasional, Metropolitan
wwwwww