Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
20 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
2
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
21 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
3
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
20 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
4
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Sepakbola
20 jam yang lalu
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
5
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
Sepakbola
20 jam yang lalu
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
6
Stjepan Fokus Laga Berikutnya, Nadeo Ucapkan Terima Kasih kepada Jakmania
Sepakbola
20 jam yang lalu
Stjepan Fokus Laga Berikutnya, Nadeo Ucapkan Terima Kasih kepada Jakmania
Home  /  Berita  /  Olympic

TNI Buru Prajurit yang Membelot Gabung KKB Papua

TNI Buru Prajurit yang Membelot Gabung KKB Papua
Ilustrasi pasukan TNI saat dikirim ke Papua. (Foto: Istimewa)
Jum'at, 16 April 2021 22:20 WIB
JAKARTA - Kepala Penerangan Kogabwilhan III Kolonel Czi IGN Suriastawa menyebut pihaknya terus melakukan pengejaran terhadap anggota TNI yang diduga membelot dan bergabung dengan TPNBP Organisasi Papua Merdeka (OPM) sejak Februari lalu.

Suriastawa mengatakan misi membawa pulang prajurit TNI itu kini menjadi prioritas utama. "Benar (dilakukan pengejaran) malah jadi prioritas," kata Suriastawa seperti dilansir GoNews.co dari CNNIndonesia.com, Jumat (16/4/2021).

Suriastawa membenarkan satu anggota TNI dari Yonif 410 kabur pada 12 Februari lalu dari pos pemantauan tanpa membawa senjata. Anggota ini kemudian diketahui bergabung dengan OPM, yang dalam istilah kepolisian dilabeli dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua.

TNI telah melakukan sejumlah langkah demi mengejar dan mempersempit wilayah penyebaran OPM bersama prajurit TNI tersebut untuk melemahkan ruang gerak para OPM.

"Kita mempersempit gerak OPM sampai titik terlemah sehingga hanya ada dua pilihan bagi dia," kata Suriastawa.

Pilihan itu kata dia, pertama menyerah dan kembali bergabung dengan NKRI dan membangun Papua, atau terus diburu oleh anggota TNI. "Kita terus buru, akan dibabat sampai ke akar-akarnya," kata dia.

Sebelumnya, Juru Bicara TPNBP OPM Sebby Sambom menyebut seorang anggota TNI yang bertugas di Pos Bulapa memutuskan bergabung dengan OPM. Ia mengklaim, keputusan yang diambil anggota TNI itu lantaran tak tahan dengan sikap TNI yang kerap menembaki masyarakat sipil Papua.

"(Bergabung) Sejak Februari 2021 karena dia lihat anggota TNI suka tembak masyarakat sipil, termasuk pendeta," kata Sebby.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:CNNIndonesia.com
Kategori:Papua Barat, Papua, DKI Jakarta, Voli, Olympic, PON
wwwwww