Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
20 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
2
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
18 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
3
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
21 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
4
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
21 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
5
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
Basket
23 jam yang lalu
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
6
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
DKI Jakarta
20 jam yang lalu
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
Home  /  Berita  /  Ekonomi

Potensial jadi Industri Kaca Terbesar di Asia Tenggara, Jokowi akan Rutin Cek Batang

Potensial jadi Industri Kaca Terbesar di Asia Tenggara, Jokowi akan Rutin Cek Batang
Ilustrasi industri kaca. (gambar: ist./shutterstock)
Rabu, 21 April 2021 16:54 WIB
BATANG - Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo meninjau Kawasan Industri Batang, Jawa Tengah pada Rabu (21/4/2021). Ini adalah kawasan yang diproyeksi menjadi kawasan industri kaca terbesar Asia Tenggara.

Dalam kunjungannya, Presiden Jokowi mengungkapkan, peletakan batu pertama (groundbreaking) untuk pembangunan industri kaca tersebut akan berlangsung pada Mei 2021.

Kawasan industri di Batang ini, kata Presiden, juga akan menjadi tempat industri komponen percusor dan katoda, sektor tengah dan hilir dalam alur produksi industri nikel tanah air. Pembangunan industri komponen percusor dan katoda ini akan berlangsung pada Juni atau Juli 2021.

Selain itu, kata Presiden sebagaimana dikutip GoNEWS.co dari antaranews.com, Selasa, di kawasan ini juga akan dibangun industri yang berkaitan dengan teknologi.

Rencananya, kawasan industri di Batang tersebut akan memiliki luas 4.300 hektare dan saat ini telah siap 450 hektare.

Presiden Jokowi berharap, investasi bisa mengalir untuk kebutuhan di kawasan tersebut.

"Tadi sudah saya perintahkan ke manajemen (Grand Batang City) agar segera ini bisa dipakai segera bisa dibangun dan kita harapkan ini akan menyerap tenaga kerja yang sebanyak-banyaknya," kata Jokowi seraya memastikan, dirinya akan mengecek secara rutin kawasan industri Batang tersebut.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Jawa Tengah, DKI Jakarta, Nasional, Voli, Ekonomi
wwwwww