Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
21 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
2
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
20 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
3
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
23 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
4
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
23 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
5
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
DKI Jakarta
21 jam yang lalu
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
6
STY Pastikan Motivasi Persija Jakarta Tetap Terjaga
Sepakbola
22 jam yang lalu
STY Pastikan Motivasi Persija Jakarta Tetap Terjaga
Home  /  Berita  /  Sepakbola
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2021

Alasan Pandemi Covid-19, RD Support Dukung Digelar di Pulau Jawa

Alasan Pandemi Covid-19, RD Support Dukung Digelar di Pulau Jawa
Manajer Madura United FC, Rahmad Darmawan.
Jum'at, 30 April 2021 20:00 WIB
Penulis: Azhari Nasution
MADURA - Setelah Dirut PT Liga Indonesia Bersatu (LIB), Akhmad Hadian Lukita, menyebut Liga 1 musim 2021-2022 tetap memakai sistem home away dimana tim tetap akan bertemu. Namun, sebagai upaya untuk menekan angka penyebaran Covid-19, kemungkinan kompetisi tersebut akan digelar terpusat di Pulau Jawa.

Setiap tim akan memilih stadion kandang masing-masing di Pulau Jawa, dan gerak pemain dan official akan dibatasi melalui protokol kesehatan (protkes).

Menangggapi hal tersebut, Manajer Madura United FC, Rahmad Darmawan mendorong PSSI dan PT LIB supaya kompetisi Liga 1 digelar di Pulau Jawa, untuk memutus penyebaran wabah Covid-19.

“Imbasnya nanti pada lajunya kompetisi ini, jadi menurut kami ini wajar, supaya seluruh masyarakat Indonesia sehat semua,” ujarnya seperti dikutip dari laman klub, Kamis (29/4/2021).

“Dan ini menyelaraskan ya, dengan semua program pemerintah, karena sangat mematuhi protkes. Pemain diberikan hiburan untuk bisa bermain jika kompetisi ini bergulir,” sambungnya.

Arsitek yang familiar disapa RD ini berharap ada kebijakan dari pihak terkait supaya tim bukan dari luar Jawa seperti yang dari ujung timur dan ujung barat Indonesia tidak merasa dirugikan harus terus menerus bermain di Pulau Jawa.

“Jadi mungkin ada kebijakan dari pihak terkait supaya tim yang dari luar Pulau Jawa tidak merasa dirugikan, melihat Indonesia ini sangat luas,”pungkasnya.***

wwwwww