Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
23 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
2
Denlson Junior Siap Hadapi Laga Panas Lawan Persija
Sepakbola
23 jam yang lalu
Denlson Junior Siap Hadapi Laga Panas Lawan Persija
3
Ambisi Madura United FC Putus Tren Positif PSM Makassar
Sepakbola
23 jam yang lalu
Ambisi Madura United FC Putus Tren Positif PSM Makassar
4
Mauro Jeronimo Harus Atur Kondisi Pemain Borneo FC Agar Tetap Kompetitif
Sepakbola
23 jam yang lalu
Mauro Jeronimo Harus Atur Kondisi Pemain Borneo FC Agar Tetap Kompetitif
5
Hadapi Persita Tangerang, Persik Kediri Fokus Latihan Finishing Klinis
Sepakbola
23 jam yang lalu
Hadapi Persita Tangerang, Persik Kediri Fokus Latihan Finishing Klinis
6
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
7 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Home  /  Berita  /  Voli

2022 Harus Jadi Titik Balik, Mendagri Minta Pemda Kerja Keras

2022 Harus Jadi Titik Balik, Mendagri Minta Pemda Kerja Keras
Mendagri Muhammad Tito dalam Musrenbangnas 2021 yang Ia hadiri secara virtual, Selasa (4/5/2021). (foto: ist./puspen kemendagri)
Selasa, 04 Mei 2021 17:18 WIB
JAKARTA - Mendagri (Menteri Dalam Negeri), Muhammad Tito, meminta pemerintah daerah serius dalam penanganan pandemi virus Covid-19, termasuk pemulihan ekonomi. Ini penting agar Indonesia bisa bangkit di tahun 2022.

"Kami tekankan di sini bahwa keberhasilan di tahun 2022 sangat ditentukan sekali dengan kesuksesan kita untuk menangani atau bekerja atau performance kita di tahun 2021, yaitu mulai dari penanganan pandemi yang baik dan kemudian ekonomi yang bisa bangkit ke angka positif," kata Tito sebagaimana dikutip GoNEWS.co dari keterangan Puspen Kemendagri, Selasa (4/5/2021).

Tahun 2022 diproyeksikan menjadi tahun kunci bagi pemantapan pemulihan ekonomi nasional yang terkontraksi akibat pandemi Covid-19. Sejalan, penyusuan RKP (Rencana Kerja Pemerintah) juga mengusung tema terkait pemulihan ekonomi. "Itu menjadi titik tekan kita sekaligus juga melakukan reformasi struktural," ujar Tito dalam Musrenbangnas (Musyawarah Pembangunan Nasional) 2021 yang Ia ikuti secara virtual, Selasa.

Mendagri juga mengungkapkan, pada prinsipnya, telah disepakati poin krusial dalam Musrenbang maupun Rakortekrenbang yang telah dilaksanakan. Poin kesepakatan itu mencakup beberapa hal. Pertama, menyepakati target pembangunan nasional dengan memperhatikan kemampuan strategi kolaborasi pusat dan daerah, "Artinya daerah siap untuk berkolaborasi," kata Tito.

Kedua, lanjut Mendagri, disepakati usulan teknis pemerintah daerah terhadap major project/project strategis nasional atau terhadap prioritas nasional yang dibiayai dari APBN. Ketiga, menjadi bahan masukan dalam menyusun Permen (Peraturan Menteri) terkait dengan pedoman penyusunan RKPD (Rencana Kerja Pemerintah Daerah).

"Jadi nanti setelah RKP ditetapkan maka RKPD nanti akan ditetapkan untuk tahun 2022, ini akan ada pendampingan dari Kemendagri," ujarnya.

Diketahui, terdapat 500 usulan major project dari pemerintah daerah. Dari jumlah tersebut, 112 usulan atau setara 22% diakomodir, dan 321 usulan atau 64,2% masih dalam pembahasan. Kemudian untuk program prioritas nasional, terdapat 498 usulan, 134 di antaranya atau 27% diakomodir, dan 296 usulan atau 59,5% masih dalam tahap pembahasan.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Badminton, Nasional, Voli, DKI Jakarta
wwwwww