Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
16 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
16 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
16 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
16 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
16 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
16 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Indonesia Basketball League (IBL) 2021

Rizky Buktikan Usia Tidak Berpengaruh pada Performa

Rizky Buktikan Usia Tidak Berpengaruh pada Performa
Kamis, 06 Mei 2021 00:44 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Di tengah padatnya jadwal regular season Indonesia Basketball League (IBL) 2021, sangat penting bagi para pemain untuk pintar dalam mengatur kondisi tubuhnya sendiri. Beberapa pemain tumbang di tengah jalan, tapi ada pula yang tetap fit sampai akhir. Walaupun dia tergolong pemain senior di liga Indonesia. Salah satunya yakni Rizky Effendy. Dia menjadi salah satu dari dua pemain NSH Montain Gold Timika yang tidak pernah absen dalam pertandingan. 

Rizky sudah ada dalam roster NSH sejak tahun lalu. Tapi tidak bermain karena masih dalam rehabilitasi cedera. Baru musim ini dia muncul dan dalam kondisi yang prima. Dalam website resmi liga, iblindonesia.com, Rizky musim ini mencatatkan rataan 7,0 PPG, 3,1 RPG, dan 2,0 APG.

Dia turun selama 24 menit setiap pertandingan. Rizky membuktikan bahwa usia tidak berpengaruh pada performa, justru dia bertugas jadi mentor yang baik bagi pemain junior NSH. 

Ada penampilan Rizky Effendy yang mencuri perhatian. Saat itu, NSH bertanding melawan Indonesia Patriots, 30 Maret 2021. Meski kalah 68-78 dari Patriots, tapi Rizky membuat 15 poin, catatan tertinggi musim ini. Ternyata 15 poin itu dicetak dari 5 three point jump shot. Penampilan tersebut membuktikan bahwa dirinya masih berbahaya bila beroperasi sebagai penembak jitu. 

Peran Rizky Effendy, Ruslan, Randika Aprilian di tim NSH bisa sangat kompleks. Selain menjadi pemain kunci, mereka juga harus bisa membimbing pemain-pemain muda. Penggabungan dua tim, NSH dan Montain Gold, membuka peluang adanya kendala komunikasi. Dari situ, pemain senior akan berperan untuk menjaga komunikasi tetap terjalin lancar. 

Semoga musim depan, Rizky Effendy masih bisa menampilkan performa terbaik. Sementara, NSH Montain Gold Timika juga berkembang lebih baik lagi dari musim ini.  ***

wwwwww