Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
19 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
17 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
8 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
8 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
5
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
8 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
6
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
8 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Home  /  Berita  /  Basket

Fadli Zon Wakili Asia Fasifik di Biro Komisi IPU Demokrasi dan HAM

Fadli Zon Wakili Asia Fasifik di Biro Komisi IPU Demokrasi dan HAM
Ketua BKSAP DPR RI (Badan Kerjasama Antar Parlemen Dewan Perwakilan Rakyat Indonesia), Dr. Fadli Zon dalam proses kandidasi Biro Komisi Demokrasi dan HAM, Grup Asia Pasifik, Jumat (7/5/2021). (foto: ist.)
Sabtu, 08 Mei 2021 13:29 WIB
JAKARTA - Ketua BKSAP DPR RI (Badan Kerjasama Antar Parlemen Dewan Perwakilan Rakyat Indonesia), Dr. Fadli Zon, terpilih mewakili Grup IPU Asia Pasifik menjadi anggota Biro Komisi IPU untuk Demokrasi dan HAM (IPU Bureau of the Standing Committee for Democracy and Human Rights) periode 2021-2023 pada Jumat (7/5/2021).

Selain itu, Anggota BKSAP, Putri Annetta Komaruddin, juga melenggang mulus mewakili Grup Asia Pasifik untuk duduk di Biro Parlemen Perempuan IPU (Bureau of IPU Women Parliamentarians).

"Kami merasa terhormat mendapatkan mandat untuk mewakili Asia Pasifik, kawasan yang kaya ragam budaya dan ideologi politik," ujar Fadli Zon dalam sebuah pernyataan yang dikutip GoNEWS.co, Sabtu (8/5/2021).

Kandidasi kedua anggota Delegasi Indonesia untuk Pertemuan IPU ke-142 tersebut menunjukkan fokus DPR terhadap isu-isu demokrasi, HAM dan pemihakan pada kaum Perempuan. Sebagai negara demokrasi terbesar ketiga di dunia, Indonesia berkepentingan erat untuk memajukan demokrasi, menghormati dan melindungi HAM termasuk hak-hak perempuan.

Pada kandidasi untuk Biro Komisi Demokrasi dan HAM, Grup Asia Pasifik harus mengisi dua posisi kosong dengan setidaknya satu posisi harus diisi anggota Parlemen laki-laki. Politisi Gerindra itu perlu bersaing dengan sedikitnya dua kandidat lain yakni dari Australia (Mr. Julian Hill) dan Maladewa (Mrs. Jeehan Mahmoed). Namun pada saat pertemuan, Australia menyatakan dukungan penuhnya kepada kandidasi Indonesia dan menarik pencalonannya.

"Biodata Dr. Zon meyakinkan dan saya berharap dapat bertemu dengannya pada kesempatan lainnya. Saya meyakini Indonesia dapat menjalankan mandat dari Grup Asia Pasifik dengan baik," jelas Julian Hill dalam pertemuan itu.

Sementara itu, Grup Asia Pasifik menyatakan dukungan penuhnya kepada kandidasi Putri Komaruddin dalam posisi Biro Parlemen Perempuan IPU. Politisi Golkar yang juga duduk di Komisi XI tersebut memiliki reputasi memadai untuk membahas beragam isu yang dekat dengan upaya pemihakan kaum Perempuan.

"Ia perempuan dan berasal dari kaum muda. Ini kombinasi yang meyakinkan untuk membawa perspektif baru dalam isu-isu terkait Perempuan di IPU," tambah Fadli Zon.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Sumber:Rilis
Kategori:Metropolitan, Nasional, Basket, Kriminal, DKI Jakarta
wwwwww