Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
19 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
2
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
18 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
3
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
21 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
4
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
21 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
5
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
Basket
23 jam yang lalu
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
6
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
DKI Jakarta
20 jam yang lalu
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
Home  /  Berita  /  Sepakbola

Promosi dan Degradasi Timnas Tak Perlu Jadi Polemik Kata Amali

Promosi dan Degradasi Timnas Tak Perlu Jadi Polemik Kata Amali
Timnas Indonesia saat menjalani latihan di Stadion Madya GBK Jakarta, Jumat (7/5/2021).
Senin, 10 Mei 2021 00:21 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Menpora Zainudin Amali menilai promosi dan degradasi dalam pemanggilan pemain Tim Nasional (Timnas) Indonesia ,merupakan hal yang wajar. Makanya, Amali  meminta pemain yang menjalani pemusatan latihan (TC) untuk terus bersemangat dan menunjukkan kemampuan terbaiknya.

Pernyataan ini diungkapkan Amali saat melakukan kunjungan mendadak menyaksikan Skuad Garuda yang akan dipersiapkan menuju babak kualifikasi Piala Dunia 2022 di Stadion Madya Gelora Bung Karno Jakarta, Jumat (7/5/2021). Bahkan, politisi Partai Golkar ini menyempatkan memberikan motivasi kepada seluruh pemain soal adanya pemain yang dicoret dan dipanggil dari timnas, dalam masa pemusatan latihan ini.

"Anak-anak ini, kami berharap mereka tampilkan yang terbaik," kata Amali.

Menanggapi jumlah pemain yang banyak dalam pemusatan latihan kali ini, mencapai 37 nama, Amali memastikan itu merupakan wewenang penuh dari pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong. Hanya, dia berpesan pemanggilan itu tak perlu dijadikan polemik, karena pemain keluar dan masuk dalam sebuah Timnas merupakan hal yang biasa.

"Di setiap pemanggilan untuk timnas selalu lebih (namanya) dari kebutuhan, pasti dalam perjalanan ada yang keluar dan masuk, itu biasa," ucap Amali.

Saat mampir ke latihan Timnas Indonesia, Amali memilih pulang lebih cepat. Sebabm, dia tak ingin mengganggu sesi latihan yang fokus dan memilih untuk pulang saat sesi uji coba internal masih berjalan.

Skuat Garuda masih menjalani TC di Jakarta sebelum berangkat ke Uni Emirat Arab (UEA) pada 17 Mei mendatang. Di babak kualifikasi Piala Dunia 2022, Indonesia akan melawan Thailand pada 3 Juni, lalu Vietnam 7 Juni, dan terakhir UEA pada 11 Juni. AFC sebelumnya telah memilih UEA sebagai lokasi sentralisasi lanjutan Kualifikasi Piala Dunia untuk Grup G. ***

wwwwww