Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Dewan Pers Desak Kepolisian Segera Tangkap Penembak Pemred Mara Salem Harahap
Hukum
7 jam yang lalu
Dewan Pers Desak Kepolisian Segera Tangkap Penembak Pemred Mara Salem Harahap
2
Tanggap Darurat Covid-19 di DPR, Sekjen Pastikan Infrastruktur Digital Siap Dukung Rapat Penting
DPR RI
15 jam yang lalu
Tanggap Darurat Covid-19 di DPR, Sekjen Pastikan Infrastruktur Digital Siap Dukung Rapat Penting
3
Breaking News: Pemred Media Online di Pematangsiantar Tewas Ditembak
Hukum
14 jam yang lalu
Breaking News: Pemred Media Online di Pematangsiantar Tewas Ditembak
4
Next Policy: Holding Bisa Tata Kembali Ekosistem Ultra Mikro
Ekonomi
17 jam yang lalu
Next Policy: Holding Bisa Tata Kembali Ekosistem Ultra Mikro
5
Mara Salem Harahap, Pemred Media Online Tewas Ditembak di Dekat Rumahnya
Hukum
14 jam yang lalu
Mara Salem Harahap, Pemred Media Online Tewas Ditembak di Dekat Rumahnya
6
Buka Turnamen, Bamsoet: Pecatur Beda-Beda Tipis dengan Politisi 
MPR RI
13 jam yang lalu
Buka Turnamen, Bamsoet: Pecatur Beda-Beda Tipis dengan Politisi 
Home  /  Berita  /  Sepakbola

Promosi dan Degradasi Timnas Tak Perlu Jadi Polemik Kata Amali

Promosi dan Degradasi Timnas Tak Perlu Jadi Polemik Kata Amali
Timnas Indonesia saat menjalani latihan di Stadion Madya GBK Jakarta, Jumat (7/5/2021).
Senin, 10 Mei 2021 00:21 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Menpora Zainudin Amali menilai promosi dan degradasi dalam pemanggilan pemain Tim Nasional (Timnas) Indonesia ,merupakan hal yang wajar. Makanya, Amali  meminta pemain yang menjalani pemusatan latihan (TC) untuk terus bersemangat dan menunjukkan kemampuan terbaiknya.

Pernyataan ini diungkapkan Amali saat melakukan kunjungan mendadak menyaksikan Skuad Garuda yang akan dipersiapkan menuju babak kualifikasi Piala Dunia 2022 di Stadion Madya Gelora Bung Karno Jakarta, Jumat (7/5/2021). Bahkan, politisi Partai Golkar ini menyempatkan memberikan motivasi kepada seluruh pemain soal adanya pemain yang dicoret dan dipanggil dari timnas, dalam masa pemusatan latihan ini.

"Anak-anak ini, kami berharap mereka tampilkan yang terbaik," kata Amali.

Menanggapi jumlah pemain yang banyak dalam pemusatan latihan kali ini, mencapai 37 nama, Amali memastikan itu merupakan wewenang penuh dari pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong. Hanya, dia berpesan pemanggilan itu tak perlu dijadikan polemik, karena pemain keluar dan masuk dalam sebuah Timnas merupakan hal yang biasa.

"Di setiap pemanggilan untuk timnas selalu lebih (namanya) dari kebutuhan, pasti dalam perjalanan ada yang keluar dan masuk, itu biasa," ucap Amali.

Saat mampir ke latihan Timnas Indonesia, Amali memilih pulang lebih cepat. Sebabm, dia tak ingin mengganggu sesi latihan yang fokus dan memilih untuk pulang saat sesi uji coba internal masih berjalan.

Skuat Garuda masih menjalani TC di Jakarta sebelum berangkat ke Uni Emirat Arab (UEA) pada 17 Mei mendatang. Di babak kualifikasi Piala Dunia 2022, Indonesia akan melawan Thailand pada 3 Juni, lalu Vietnam 7 Juni, dan terakhir UEA pada 11 Juni. AFC sebelumnya telah memilih UEA sebagai lokasi sentralisasi lanjutan Kualifikasi Piala Dunia untuk Grup G. ***

wwwwww