Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
17 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
2
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
15 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
3
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
19 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
4
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
18 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
5
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
Basket
20 jam yang lalu
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
6
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
DKI Jakarta
17 jam yang lalu
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
Home  /  Berita  /  Sepakbola
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2021

Djanur Bersyukur Rayakan Lebaran Bersama Keluarga di Bandung

Djanur Bersyukur Rayakan Lebaran Bersama Keluarga di Bandung
Pelatih Barito Putera, Dajang Nurjaman.
Selasa, 18 Mei 2021 20:38 WIB
Penulis: Azhari Nasution
BANDUNG - Pelatih Barito Putera, Djadjang Nurdjaman bersyukur masih diberi kesehatan dan dapat berkumpul dengan keluarga di Bandung saat lebaran tahun ini (1442 H). Walau masih dibayangi ancaman Covid-19, ia mengambil hikmah dalam situasi yang tak normal saat ini. 

“Yang pasti mengambil hikmah dari situasi yang masih tidak normal. Kita tahu masih pandemi, dua tahun ini kita ambil hikmahnya saja, kita lebih jaga kesehatan dengan tidak melakukan mudik dan segala macam dan tetap istiqomah,” kata Djadjang yang dipanggil akrab Djanur. 

Kebahagiaan di hari idul fitri setelah berpuasa selama sebulan lamanya. Djadjang bisa berkumpul dengan istri, anak-anak, dan cucu-cucunya. Meluangkan banyak waktu untuk keluarga sebelum sibuk kembali menatap Kompetisi Liga 1. 

“Keluarga inti masih bisa karena kebetulan anak cucu saya ada di Bandung kecuali yang satu di luar negeri. Tapi sebagian besar masih bisa berkumpul di Bandung,” tambahnya. 

Djanur sapaan akrabnya tahu di masa-masa pandemi ini segalanya menjadi dibatasi. Termasuk ia tak dapat ke Majalengka pulang kampung halaman untuk bersua sanak saudara. Larangan mudik diterapkan pemerintah. 

“Tidak (ke Majalengka), kita patuhi aturan pemerintah, walau keinginan ada tapi kita tahan dan tidak ada rencana ke Majalengka. Itu barangkali kita tidak bisa jalan-jalan setelah silaturahmi ke keluarga. Biasanya ke tempat wisata tapi kita tahan dulu saja ya,” paparnya. ***

wwwwww