Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
21 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
2
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
20 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
3
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
23 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
4
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
23 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
5
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
DKI Jakarta
22 jam yang lalu
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
6
STY Pastikan Motivasi Persija Jakarta Tetap Terjaga
Sepakbola
22 jam yang lalu
STY Pastikan Motivasi Persija Jakarta Tetap Terjaga
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Dukung Reboisasi Kawasan Bandara Toraja, Ketua DPD RI Minta KKOP Diperhatikan

Dukung Reboisasi Kawasan Bandara Toraja, Ketua DPD RI Minta KKOP Diperhatikan
Ketua DPD RI bersama sejumlah senator bertemu raja-raja se-Sulawesi Selatan di Kerajaan Gowa. (Foto: Istimewa)
Jum'at, 28 Mei 2021 08:00 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
MAKASSAR - Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, mendukung reboisasi hutan di sekitar kawasan Toraja Airport. Menurutnya, reboisasi harus mendukung Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP).

Menurut LaNyalla, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan harus memastikan keberhasilan upaya pelestarian hutan tersebut. "Pelestarian hutan kawasan Mapongka, yang merupakan poros masuk Toraja Airport harus mendapat perhatian. Pemprov Sulawesi Selatan juga harus memastikan upaya reboisasi berhasil, sebagaimana instruksi Presiden Jokowi," katanya, di sela-sela kunjungan kerja di Sulawesi Selatan, Kamis (27/5/2021).

Senator asal Jawa Timur itu juga mengingatkan Plt Gubernur Sulawesi Selatan untuk memperhatikan aturan keselamatan masyarakat sekitar bandara.

"Yang harus menjadi perhatian adalah pentingnya mengimplementasikan pelestarian sesuai aturan KKOP. Karena hal ini menjadi jaminan keselamatan penumpang dan juga masyarakat yang bermukim di sekitar bandara. Hal ini penting karena tingkat bahayanya tinggi," tuturnya

Menurut LaNyalla, anggaran yang dikeluarkan harus bisa menyelesaikan obstacle yang mengganggu penerbangan.

"Untuk mewujudkan keselamatan penerbangan dan masyarakat sekitar, pastikan anggaran yang dikeluarkan bisa menyelesaikan halangan (obstacle) yang mengganggu penerbangan. Misalnya benda-benda yang memiliki ketinggian melebihi zona tinggi penerbangan," tuturnya.***

wwwwww