Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
21 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
2
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
22 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
3
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
21 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
4
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Sepakbola
21 jam yang lalu
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
5
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
Sepakbola
21 jam yang lalu
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
6
Stjepan Fokus Laga Berikutnya, Nadeo Ucapkan Terima Kasih kepada Jakmania
Sepakbola
21 jam yang lalu
Stjepan Fokus Laga Berikutnya, Nadeo Ucapkan Terima Kasih kepada Jakmania
Home  /  Berita  /  Kriminal

Hetifah Dorong Nadiem Tarik Peneliti Indonesia dari Lembaga Riset Kelas Dunia

Hetifah Dorong Nadiem Tarik Peneliti Indonesia dari Lembaga Riset Kelas Dunia
Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian dalam suatu kegiatan yang Ia hadiri secara virtual. (foto: ist.)
Selasa, 01 Juni 2021 09:31 WIB
JAKARTA - Wakil Ketua Komisi X DPR RI (Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia), Hetifah Sjaifudian, mendorong agar riset-riset di Kemendikbudristek RI dapat dioptimalkan dan tepat menyasar kebutuhan.

"Misalnya untuk penyediaan gawai, saya sangat berharap ini bisa berasal dari kerjasama riset dan industri dalam negeri. Termasuk menarik ke Tanah Air, peneliti-peneliti Indonesia yang berkiprah di lembaga riset kelas dunia," kata Hetifah dalam pernyataannya kepada GoNEWS.co di momen peringatan Hari Lahir Pancasila, Selasa (1/6/2021).

Hal tersebut juga disampaikan Hetifah dalam rapat kerja Komisi X DPR RI dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Ristek dan Teknologi, Senin (31/5/2021) kemarin.

Dalam kesempatan itu, Mendikbudristek RI, Nadiem Makarim mengatakan, dana BOPTN (Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri) untuk penelitian akan dipindahkan ke Kemendikbudristek, menyusul perubahan momenklatur Kemendikbud menjadi Kemendikbudristek.

"Total anggaran yang akan dipindahkan sebesar Rp1,154 triliun dan diperkirakan proses revisinya akan selesai pada Juni 2021," kata Nadiem.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, Kriminal, Nasional, Umum
wwwwww