Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
16 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
16 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
16 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
16 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
16 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
16 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Olympic

Viral, Mobil Tercebur ke Danau Toba, Begini Kronologisnya

Viral, Mobil Tercebur ke Danau Toba, Begini Kronologisnya
Proses evakuasi mobil yang masuk ke Danau Tobba. (Foto: Istimewa)
Selasa, 01 Juni 2021 14:44 WIB
JAKARTA - Sebuah mobil kecemplung atau tercebur di perairan Danau Toba, Sumatera Utara. Ternyata kendaraan roda empat itu ditumpangi satu keluarga. Mereka hendak liburan dan berencana mau menyaksikan Festival Mangga di Simalombu, Kabupaten Samosir.

Mobil Avanza dengan nomor polisi BK 1421 QV menumpang Kapal Motor Ihan Batak itu baru melakukan penyeberangan di Pelabuhan Ambarita Kecamatan Simanindo Kabupaten Samosir, Senin sore, 31 Mei 2021.

"Di dalam mobil tersebut ada satu keluarga dari Kota Tebing Tinggi dan berencana liburan melihat Festival Mangga," sebut Kasubbid Penerangan Masyarakat Bidang Humas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan, dilansir Gonews.co dari Viva.co.id, Selasa (1/5/2021).

Berdasarkan data diperoleh, KM Ihan Batak yang berlayar di Danau Toba dari Pelabuhan Ajibat, Kabupaten Simalungun menuju Pelabuhan Ambarita, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara. Kemudian, kapal tersebut melakukan bongkar muat kendaraan bermotor yang diangkut.

Diduga cuaca buruk dengan kondisi angin kencang di danau terbesar di Asia Tenggara itu, mengakibatkan ramp door kapal (jembatan penghubung) tersebut terputus.

Satu per satu mobil diangkut berkeluaran dari KM Ihan Batak. Enam mobil berhasil keluar, mobil ketujuh ditumpangi korban yang kecemplung di perairan Danau Toba. Karena, ramp door terputus.

"Personil Pos Yan Pelabuhan Ambarita dibantu masyarakat mencoba mengikat mobil tersebut dengan menggunakan tali. Namun, beban mobil tersebut terlalu berat menyebabkan mobil tersebut menggantung di ramp door kapal yang mana kepala mobil ke arah atas," jelas MP Nainggolan.

Akibat peristiwa itu, korban meninggal adalah Desy Marizdayani (32) warga Jalan Gunung Martimbang III No 82 Kelurahan Rantau Laban Kecamatan Rambutan Kota Tebing Tinggi.

Kemudian, tiga orang penumpang mobil itu Zulkarnain Tanjung (76) warga Kota Tebing Tinggi, Farida (72) Warga Tebing Tinggi dan Neiny Safrina (33) warga Padang Sidempuan No 1 Kota Pematang Siantar.

"Namun penumpang yang dapat keluar dari dalam mobil sebanyak 3 orang. Tapi, 1 orang tidak dapat keluar dari dalam mobil sehingga menyebabkan penumpang tersebut terendam air di dalam mobil. Kurang lebih 15 menit sehingga mengakibatkan korban tersebut meninggal dunia," tutur perwira dua melati dua itu.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Badminton, Olympic, PON, Sumatera Utara
wwwwww