Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
14 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
2
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
12 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
3
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
14 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
4
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
11 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
5
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
Basket
16 jam yang lalu
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
6
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
Sepakbola
10 jam yang lalu
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
Home  /  Berita  /  Voli

Menhan Prabowo: Alutsista Indonesia Sudah Tua, Mendesak harus Diganti

Menhan Prabowo: Alutsista Indonesia Sudah Tua, Mendesak harus Diganti
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. (Foto: Istimewa)
Rabu, 02 Juni 2021 22:55 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mengatakan alat utama sistem senjata atau alutsista Indonesia memang sudah tua. Karena itu Prabowo menganggap pantas apabila alutsista tua itu mengalami pergantian.

Hal itu disampaikan Prabowo menjawab pertanyaan terkait apa saja pembahasan dalam rapat kerja dengan Komisi I DPR yang dilakukan secara tertutup, Rabu (2/6/2021).

Pernyataan Prabowo itu sekaligus menjawab soal pembuatan peraturan presiden tentang pemenuhan kebutuhan alat peralatan pertahanan dan keamanan (alpalhankam).

"Sebagai mana diketahui banyak alut kita sudah tua, sudah saatnya memang mendesak harus diganti. Kebutuhan-kebutuhan sangat penting dan kita siap menghadapi dinamika lingkungan strategis yang berkembang dengan sangat pesat," kata Prabowo di kompleks parlemen.

Prabowo mengatakan, dalam rapat tertutup itu, dirinya juga diminta menjelaskan tentang konsep rencana induk pertahanan ke depan.

"Rencana ini masih kita godok bersama Bappenas, Kemenkeu, dan pemangku-pemangku kepentingan lainnya. Sebagaimana diketahui, banyak alut kita sudah tua, sudah saatnya, memang mendesak harus diganti," kata Prabowo.

Diketahui Prabowo akhirnya buka suara ihwal skema utang luar negeri senilai Rp 1.760 triliun dalam draf rencana perpres tentang pemenuhan kebutuhan alat peralatan pertahanan dan keamanan (alpalhankam).***

Ia mengatakan besaran nominal skema utang itu sedang digodok. Pernyataan itu disampaikan Prabowo usai melakukan rapat tertutup dengan Komisi I dari pukul 10.00 WIB sampai sekitar pukul 17.00 WIB.

"Ini sedang digodok. Sedang direncanakan," ujar Prabowo.

wwwwww