Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
24 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
17 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
16 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
4
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
17 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
5
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
17 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
6
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
Sepakbola
15 jam yang lalu
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Indonesia Basketball League (IBL) 2021

Prastawa yang Cepat dan Tajam

Prastawa yang Cepat dan Tajam
Rabu, 02 Juni 2021 16:59 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Sebut satu nama, Andakara Prastawa Dhyaksa, maka siapapun pecinta bolabasket Indonesia pasti membayangkan kecepatan dan ketajaman tembakan kapten tim Pelita Jaya Bakrie ini.

“Prastawa pemain hebat. Postur tubuh tak menjadi halangan untuk membuat lawan-lawan kewalahan menghadapinya,” kata kapten tim Louvre Dewa United, Kevin Moses Poetiray.

“Skill set, long range shot dan quick feet menjadi senjata Prastawa. Itu semua yang membikin lawan repot menjaganya,” kata Kevin lagi. Musim ini, Kevin dan Louvre Dewa United empat kali ditundukkan Prastawa dan Pelita Jaya.

“Prastawa jago banget. Anak ajaib,” puji kapten tim KAI Bima Perkasa Jogja, R. Azzaryan “Adhit” Pradhitya. “Dia punya tembakan tajam, penetrasi ke dalam yang susah dijaga, insting scoringnya tinggi,” puji Adhit.

Pujian juga pernah dilontarkan kapten tim Indonesia Patriots, Muhammad Arighi. “Kak Pras salah satu guard terbaik Indonesia. Saya beruntung mendapatkan bimbingan saat sama-sama di pelatnas,” kata Arighi yang musim depan akan bergabung di Pelita Jaya. “Saya akan banyak belajar dari Kak Pras,” ujarnya.

Kecepatan dan ketajaman Prastawa masih ditunggu pada laga final nanti. Mampukah Satria Muda menjaganya? ***

wwwwww