Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
15 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
2
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
13 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
3
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
17 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
4
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
16 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
5
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
Basket
18 jam yang lalu
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
6
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
DKI Jakarta
15 jam yang lalu
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Indonesia Basketball League (IBL) 2021

Sorakan Buah Hati Menambah Semangat

Sorakan Buah Hati Menambah Semangat
Senin, 07 Juni 2021 18:28 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Kapten Satria Muda Pertamina Jakarta, Arki Dikania Wisnu, mendapat suntikan semangat dari keluarga pada final Indonesia Basketball League (IBL) 2021. Sorakan dari sang buah hati, Alula, menambah energi Arki.

Tanpa kehadiran penonton, Arki merasa pertandingan final seperti hampa. Untungnya, perasaan itu sedikit terobati dengan kehadiran anggota keluarga di lapangan.

Di final, IBL membolehkan keluarga pemain hadir. Tentunya dengan jumlah terbatas dan protokol kesehatan yang ketat.

“Senang sekali dengan adanya dukungan dari keluarga. Saat entrance juga suaranya dari mereka,” ujar Arki.

Bagi Arki, dukungan penonton bisa mengubah situasi pertandingan. Saat ada momentum, fans seperti membakar semangat.

Musim depan, Arki berharap situasi pandemi Covid-19 bisa membaik sehingga penonton bisa kembali ke lapangan.

“Memang rasanya sedikit berbeda tanpa penggemar, seperti ada energi yang tidak tersampaikan,” tutur Arki. ***

wwwwww