Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Dewan Pers Desak Kepolisian Segera Tangkap Penembak Pemred Mara Salem Harahap
Hukum
8 jam yang lalu
Dewan Pers Desak Kepolisian Segera Tangkap Penembak Pemred Mara Salem Harahap
2
Tanggap Darurat Covid-19 di DPR, Sekjen Pastikan Infrastruktur Digital Siap Dukung Rapat Penting
DPR RI
16 jam yang lalu
Tanggap Darurat Covid-19 di DPR, Sekjen Pastikan Infrastruktur Digital Siap Dukung Rapat Penting
3
Breaking News: Pemred Media Online di Pematangsiantar Tewas Ditembak
Hukum
15 jam yang lalu
Breaking News: Pemred Media Online di Pematangsiantar Tewas Ditembak
4
Next Policy: Holding Bisa Tata Kembali Ekosistem Ultra Mikro
Ekonomi
18 jam yang lalu
Next Policy: Holding Bisa Tata Kembali Ekosistem Ultra Mikro
5
Mara Salem Harahap, Pemred Media Online Tewas Ditembak di Dekat Rumahnya
Hukum
15 jam yang lalu
Mara Salem Harahap, Pemred Media Online Tewas Ditembak di Dekat Rumahnya
6
Buka Turnamen, Bamsoet: Pecatur Beda-Beda Tipis dengan Politisi 
MPR RI
14 jam yang lalu
Buka Turnamen, Bamsoet: Pecatur Beda-Beda Tipis dengan Politisi 
Home  /  Berita  /  DPR RI

DPR Minta Kemendikbudristek Perjuangkan KIP Kuliah, Anggaran dan Jumlah Penerima Jangan Dikurangi

DPR Minta Kemendikbudristek Perjuangkan KIP Kuliah, Anggaran dan Jumlah Penerima Jangan Dikurangi
Ilustrasi KIP Kuliah. (foto: dok. ist./sindonews)
Kamis, 10 Juni 2021 12:33 WIB
JAKARTA - Sekjen Kemendikbudristek RI, Ainun Naim memaparkan bahwa anggaran KIP (Kartu Indonesia Pintar) Kuliah berkurang Rp 9,6 triliun menjadi Rp8,9 triliun dalam pagu indikatif.

Target penerima KIP Kuliah, kata Ainun, juga berkurang dari 1,1 juta mahasiswa menjadi 677,9 ribu mahasiswa.

Hal tersebut disampaikan Ainun dalam acara bersama Kemendikbudristek RI yang berlangsung di Hotel Fairmont Senayan, Jakarta pada Senin - Selasa (7-8/6/2021).

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, menyayangkan pengurangan yang signifikan ini. Kata Hetifah dalam kesempatan tersebut, pengurangan jumlah anggaran dan jumlah penerima KIP Kuliah seharusnya jangan sampai terjadi. Ia meminta Kemendikbudristek RI benar-benar memperjuangkan KIP.

"Karena program ini merupakan salah satu unggulan kita dalam pemerataan akses pendidikan. Apalagi dengan skema baru KIP Kuliah yang sangat inovatif," kata Hetifah.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, DPR RI, Nasional, Pendidikan
wwwwww