Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
15 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
15 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
15 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
15 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
15 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
15 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Selain Tokoh Internal, PKS Buka Peluang Usung Ganjar di Pilpres 2024

Selain Tokoh Internal, PKS Buka Peluang Usung Ganjar di Pilpres 2024
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. (Foto: Istimewa)
Selasa, 15 Juni 2021 17:04 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) membuka peluang mengusung Ganjar Pranowo di Pilpres 2024. Pernyataan itu menyusul sikap PDIP yang mempersilakan Ganjar bergabung dengan partai lain jika ingin nyapres di 2024.

Ketua Departemen Politik DPP PKS Nabil Ahmad Fauzi mengatakan Munas PKS mengamanatkan prioritas capres dari internal. Namun, PKS tak menutup peluang mengusung politikus nonkader.

"PKS tetap membuka kemungkinan calon dari eksternal. Beberapa nama figur eksternal memang muncul. Selain Anies Baswedan, juga Ganjar dan AHY," kata Nabil dalam keterangan tertulis, Senin (14/6/2021).

Nabil menyampaikan PKS bersedia mengusung capres nonkader dengan tiga pertimbangan. Pertama, koalisi partai pengusung memenuhi ambang batas pencalonan presiden.

Kedua, tingkat keterpilihan capres-cawapres. Selain itu, PKS mensyaratkan kesepakatan antarpartai pengusung calon.

"Kami masih membuka pintu untuk dialog dengan tokoh mana pun. PKS belum menutup pintu bagi tokoh yang ingin didukung di Pilpres 2024," ujarnya.

Sebelumnya, PDIP mempersilakan Ganjar bergabung partai lain jika hendak mencalonkan diri sebagai presiden di 2024. Pernyataan itu merespons hasil survei SMRC yang menyebut Ganjar berpotensi menang meski tak mencalonkan diri dari PDIP.

Ganjar menolak menanggapi pernyataan PDIP terlalu jauh. Ia memilih fokus menuntaskan tugasnya di Jawa Tengah. "Tugas (Gubernur) belum selesai. Jangan mikir yang lain dulu," ucap Ganjar, Senin (14/6).***

wwwwww