Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
22 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
18 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
3
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
19 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
4
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
14 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
5
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
14 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
6
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
14 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
Home  /  Berita  /  Olympic

Didukung Ketum PAN Jadi Capres, Erick Thohir Dinilai Lebih Cocok Jadi Wapres

Didukung Ketum PAN Jadi Capres, Erick Thohir Dinilai Lebih Cocok Jadi Wapres
Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan bersama Menteri BUMN Erick Thohir di Lampung, Sabtu (19/6/2021). (Foto:Istimewa)
Minggu, 20 Juni 2021 16:16 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Isyarat dukungan terhadap Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menjadi Presiden Indonesia asal Lampung ditunjukan Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan.

Erick Thohir diketahui memiliki darah Lampung dari sang ayah, H. Mohammad Teddy Thohir, yang lahir di Gunungsugih, Lampung Tengah.

Sinyal deklarasi ini atas nama putera daerah Lampung ini dinilai pengamat politik dari Universitas Lampung (Unila), Budi Kurniawan, sebagai strategi marketing wajar dari seorang politikus.

Menurutnya, strategi ini saling menguntungkan. PAN membutuhkan tokoh nasional yang kuat dan dana, sementara Erick Thohir membutuhkan perahu sebagai kendaraan politik.

"Tetapi secara demografis Lampung didominasi etnis Jawa. Penokohan Erick dampaknya hanya kepada etnis Lampung," jelas dia, dikutip Kantor Berita RMOLLampung, Sabtu (19/6).

Sehingga, berdasarkan kalkulasi Budi, Erick Thohir hanya akan menjadi calon wakil presiden dari Sumatera. Sementara calon presiden tetap dari Jawa.

"Dia mirip seperti Sandiaga Uno lah, tidak memiliki akar yang kuat di kelompok nasionalis dan santri, tapi dia bisa kombinasikan," ujarnya.

Terlebih, saat ini Erick tak hanya bergerilya di PAN, melainkan mulai merapat ke PKB dan tokoh-tokoh Nahdatul Ulama (NU).

Ditambahan Budi, ketokohan ini penting untuk maju dalam pilpres, apalagi Sumatera tak lagi punya tokoh setelah Hatta Rajasa. PAN juga dilanda krisis sang pendiri, Amien Raism keluar dan membentuk Partai Ummat.

"Jadi wajar jika Zulhas mencari orang yang bisa menarik suara, karena kalau PAN mau eksis harus punya tokoh dan modal yang kuat, dan ini tidak ada di Zulhas," tutup dia.***

wwwwww