Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
10 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
2
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
9 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
3
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
8 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
4
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
6 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
5
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
Basket
11 jam yang lalu
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
6
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
Sepakbola
6 jam yang lalu
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
Home  /  Berita  /  Olympic

'Rakyat Madura Melawan', Turun ke Jalan Tolak Penyekatan Suramadu dan Tolak Tes Swab

Rakyat Madura Melawan, Turun ke Jalan Tolak Penyekatan Suramadu dan Tolak Tes Swab
Ratusan warga Madura melakukan aksi demo menolak penyekatan Jembatan Suramadu.(Foto: Istimewa)
Selasa, 22 Juni 2021 01:30 WIB
MADURA - Ratusan warga Madura memprotes kebijakan tes Swab yang diberlakukan pemerintah di jalur jembatan Suramadu.

Ratusan warga Madura tersebut menggelar aksi bertajuk Demonstrasi Akbar 'Madura Melawan' dengan mendatangi Balai Kota Surabaya.

Para demonstran menyuarakan tiga tuntutan, antara lain mendesak penghentian penyekatan yang dianggap diskriminatif, meminta swab Suramadu dihentikan serta meminta antigen cukup dilakukan di tempat hiburan dan tempat kerumunan lainnya di Surabaya, hingga meminta Wali Kota Surabaya untuk minta maaf.

Dalam orasinya, demonstran bahkan mengancam akan menghentikan sendiri tes Swab tersebut jika pemerintah tidak mau menghentikan. "Jangan paksa kami bertindak anarkis. Jika tes antigen tidak dihentikan, maka kami sendiri yang akan menghentikan," ucap demonstran.

Dalam aksi tersebut, terlihat ratusan massa ini menaiki sepeda motor hingga truk. Namun sebagian dari mereka nekat tak bermasker.

Mengutip dari detikcom, sejumlah warga ada yang menggunakan masker, namun sayangnya masker tersebut diturunkan di dagu. Selain itu, ada juga warga yang tidak memakai masker. Bahkan tidak berhelm.

Para massa ini menuntut pemerintah menghentikan swab antigen di Jembatan Suramadu yang dinilai diskriminatif.

Selain menuju Balai Kota Surabaya, massa juga menuju Kantor Gubernur Jawa Timur. Ada sejumlah petugas gabungan mulai dari Polisi, TNI hingga Satpol PP yang berjaga di lokasi. "Ini sebuah aspirasi yang harus disampaikan ke Balai Kota Surabaya agar tidak diskriminasi ke warga Madura," kata salah satu massa aksi melalui pengeras suara, Senin 21 Juni 2021.

Tak hanya itu, ratusan massa ini berhasil melewati pos penyekatan Jembatan Suramadu tanpa dilakukan tes swab antigen. Pantauan detikcom, pos Penyekatan sudah ditutup saat massa datang dan sejumlah tenaga kesehatan mengamankan diri dan alat-alat swab.

"Ini rakyat Madura bersatu, jangan pernah diblokade lagi. Mohon penyampaian aspirasi harus tercapai saudara. Jangan menghalangi aksi kami. Mohon kerja sama kami dari masyarakat Madura ingin menyampaikan kritik kepada wali kota Surabaya Eri Cahyadi," imbuh seorang massa melalui pengeras suara.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Jawa Timur, SEA Games, Olympic
wwwwww