Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
17 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
2
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
15 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
3
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
18 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
4
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
18 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
5
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
Basket
20 jam yang lalu
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
6
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
DKI Jakarta
17 jam yang lalu
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Widyanto Bilang Ada Dua PR buat Timnas Basket Indonesia

Widyanto Bilang Ada Dua PR buat Timnas Basket Indonesia
Kamis, 24 Juni 2021 16:03 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Penggawa Tim Nasional (Timnas) Basket Indonesia, Widyanta Putra Teja, menekankan dua pekerjaan rumah yang harus diselesaikan yakni disiplin dan chemisrty. Keduanya wajib dipecahkan sebelum FIBA Asia Cup 2021 bergulir.

Indonesia mengunci tempat ketiga pada Grup A Kualifikasi FIBA Asia Cup 2021. Tim Garuda berhasil merebut dua kemenangan atas Thailand.

Sementara saat berhadapan dengan Korea Selatan dan Filipina, tim nasional basket Indonesia masih keteteran.

“Kalau menurut saya kekurangan saat itu disiplin. Maksudnya kurang disiplin dalam menjalankan sistem yang diperintahkan pelatih. Jadi kelihatan banget saat defense kita sering kebobolan. Ini memperlihatkan kordinasi defense kita kurang,” ujar Widy.

“Berbeda saat melawan Thailand. Ketika itu kita bisa disiplin dalam menjalankan tugasnya masing-masing. Pelatih juga pastinya juga sudah memberikan pelatihan terkait kedisiplinan ini,” imbuhnya.

Soal chemistry, Widy menilai tim nasional basket Indonesia hanya kurang waktu. Bila persiapan lebih matang, chemistry pasti lebih terbentuk.

“Jadi chemistry kita sudah siapkan sejak lama, tetapi kan para pemain sempat kembali ke tim masing-masing karena kompetisi IBL akan dimulai. Selesai IBL kita semua kumpul lagi tapi waktunya singkat. Tidak sampai dua Minggu kalau gak salah, terus langsung berangkat ke Filipina. Chemistry itu yang harus kita cari jelang FIBA Asia nanti,” ujar Widy. ***

wwwwww