Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
17 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
17 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
16 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
16 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
17 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
16 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Nikholas Banyak Petik Pengalaman Berharga

Nikholas Banyak Petik Pengalaman Berharga
Sabtu, 03 Juli 2021 20:56 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SURABAYA - Penggawa Louvre Dewa United Surabaya, Nikholas Mahesa banyak memetik pelajaran berharga dari pemain senior di timnya. Dengan latihan bersama Wendha Wijaya, Jamarr Johnson, dan Sandy Febriansyakh, Nikholas terbiasa dengan tekanan.

Nikholas mulai mendapat kepercayaan dari pelatih pada Indonesia Basketball League (IBL) 2021. Musim sebelumnya, Nikholas hanya berstatus penghangat bangku cadangan.

Setelah mendapat kepercayaan, Nikholas akhirnya membuktikan diri. Lemparan bebasnya saat menghadapi KAI Bima Perkasa Jogja di playoff mejadi bukti bahwwa tekanan bukan halangan.

“Saya biasakan saat melakukan latihan, misal dengan Jamarr, Moses, Kak We, dan pemain lainnya,” ujar Nikholas.

Kesempatan bermain di IBL 2021 membuat Nikholas senang bukan kepalang. Musim ini, Nikholas mendapat mendapat rataan bermain 18,6 menit per gim. Nikolas juga memiliki catatan 2,08 poin per gim. 

Perlu penantian panjang agar kepercayaan itu bisa didapat. Kini, Nikholas tak mau membuang kesempatan yang ada.

“Salah satunya dengan cara membuktikan kemampuan saya,” ujar Nikholas. ***

wwwwww