Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
24 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
17 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
16 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
4
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
17 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
5
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
17 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
6
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
Sepakbola
15 jam yang lalu
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
Home  /  Berita  /  Voli

Lurah Gelar Hajatan saat PPKM, Anggota DPRD Depok: Jangan Cuma Habib Rizieq yang Dihukum!

Lurah Gelar Hajatan saat PPKM, Anggota DPRD Depok: Jangan Cuma Habib Rizieq yang Dihukum!
Petugas menyegel lokasi hajatan lurah di Depok. (Foto: Istimewa)
Minggu, 04 Juli 2021 17:32 WIB
JAKARTA - Anggota DPRD Kota Depok Ikravany Hilman mendesak agar Lurah Pancoranmas bisa diproses hukum karena nekat menggelar pesta pernikahan anaknya saat PPKM Darurat hari pertama diberlakukan, Sabtu (3/67/2021) kemarin.

Terkait kasus ini, Ikra pun mengungkit kasus eks pentolan FPI Habib Rizieq Shihab yang kini dijebloskan ke penjara gara-gara sempat menggelar hajatan pernikahan putrinya, Syafirah Najwa Shihab.

Ikra tak hanya mengkritisi seputar adanya hiburan tarian dan nyanyian yang tak memedulikan protokol kesehatan tapi juga heran dengan masih adanya sistem makan prasmanan di acara hajatan lurah tersebut.

Ikra menuturkan, hal yang luput dari pengamatan banyak orang adalah masih adanya gubug-gubugan yang biasa ditemui di acara hajatan. Padahal sesuai aturan PPKM darurat maupun peraturan yang dibuat oleh Pemkot Depok, saat hajatan tidak boleh ada makanan prasmanan.

"Mungkin banyak yang luput memperhatikan, itu ada gubug-gubugan, ini bagaimana? Jelas-jelas diatur bahwa tidak boleh ada makan prasmanan di acara hajatan. Makan ditaruh di nasi kotak dan dibawa pulang. Selesai. Masak kayak gini tak diperhatikan satgas dan juga camat? Lurah jangan yang mboten-mboten aja deh," kata Ikra, Sabtu kemarin.

Dirinya meragukan pengawasan yang dilakukan oleh Satgas, Camat dan segenap pihak terkait. "Pengawasan seperti apa? Lha wong ini ada makan prasmanan saja dibiarkan. Ini kan berarti sejak awal sudah direncanakan kan kalau dia mau gelar acara begini, ada kumpul-kumpul, ada makan bersama," tutur Ikra yang merupakan alumni Universitas Indonesia ini.

Dia juga meminta penetapan sanksi yang tegas untuk Lurah Pancoran Mas yang telah menggelar hajatan tanpa memedulikan protokol kesehatan.

"Jangan hanya Habib Rizieq Shihab saja yang dihukum karena menggelar acara pernikahan putrinya. Yang seperti ini juga harus mendapatkan hukuman yang sama. Hukum harus berlaku adil sama rata sama rasa," tegas Ikra.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Badminton, Voli, Olympic, Jawa Barat
wwwwww