Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
14 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
14 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
14 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
4
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
13 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
5
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
13 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
6
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
23 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Jelang Olimpiade Tokyo 2020

Dubes RI Minta Timnas Bulutangkis Taati Aturan Yang Berlaku di Jepang

Dubes RI Minta Timnas Bulutangkis Taati Aturan Yang Berlaku di Jepang
Timnas Bulutangkis Indonesia saat tiba di Bandara Haneda Jepang, Jumat (9/7/2021). (Dok. Kemenpora)
Sabtu, 10 Juli 2021 19:48 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Jepang, Heri Akhmadi melalui sambungan jaringan telepon mengucapkan selamat datang kepada Jonatan Christie dan kawan-kawan yang tiba di Bandara Haneda, Jepang, Jumat (9/7/2021).

Kepada Timnas Bulutangkis Indonesia, Heri Akhmadi juga mengingatkan agar tetap menaati aturan yang berlaku. Dan, dia juga meminta mereka untuk selalu menjaga kesehatan dan stamina, dengan harapan supaya dapat tampil dan meraih hasil maksimal pada Olimpiade Tokyo 2020.

Kedatangan Timnas Bulutangkis Indonesia disambut pejabar Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo yakni Edwardus Wisoko dan Sonny Ramli, serta Kepala Perwakilan Garuda Indonesia di Jepang Sony Syahlan.

Sesuai dengan ketentuan travel bubble atau koridor perjalanan yang ketat dari penyelenggara Olimpiade, penyambutan berlangsung singkat dari jarak jauh dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Panitia tidak memperbolehkan adanya interaksi langsung antara kontingen dengan pihak mana pun.

Saat tiba di Haneda, seluruh kontingen telah menjalani tes PCR dan hasil seluruhnya negatif. Setelah transit sekitar sembilan jam, rombongan melanjutkan penerbangan ke Prefektur Kumamoto.

Di sana mereka akan menjalani aklimatisasi dan adaptasi, serta program lanjutan jelang pertandingan. Saat di Kumamoto nantinya, tim bulu tangkis Indonesia akan berlatih selama sepuluh hari sebelum berangkat ke perkampungan atlet di Tokyo pada 190 Juli mendatang.

Timnas Bulutangkis Indonesia menjadi yang pertama bertolak ke Jepang dari delapan cabang olahraga lainnya yang menjadi wakil Indonesia di Olimpiade Tokyo.

Kontingen Merah Putih akan diperkuat 26 atlet dari cabang atletik, angkat besi, panahan, menembak, dayung, selancar, dan renang dan bulutangkis. ***

wwwwww