Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
18 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
2
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
16 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
3
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
19 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
4
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
19 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
5
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
Basket
21 jam yang lalu
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
6
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
DKI Jakarta
18 jam yang lalu
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
Home  /  Berita  /  Olympic

Gubernur Kepri Positif Covid-19, Warga di Natuna Panik Habis Bertatap Muka

Gubernur Kepri Positif Covid-19, Warga di Natuna Panik Habis Bertatap Muka
Gubernur Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad. (Foto: Istimewa)
Selasa, 13 Juli 2021 15:28 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

BATAM - Gubernur Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad dinyatakan positif Covid-19 usai mengunjungi Natuna. Kabar ini jadi ramai gegara Ansar dan sejumlah pejabat bertatap muka langsung dengan sejumlah masyarakat di Natuna.

Salah satunya dituturkan Ketua Aliansi Nelayan Natuna (ANNA), Hendri yang mengaku merasa demam usai berjumpa dengan gubernur aat berada di kota apung Sedanau, Kecamatan Bunguran Barat.

"Saya sempat demam selama beberapa hari kemarin. Namun setelah diperiksa ternyata memang murni demam biasa," sebut Hendri lega.

Meski demikian ia menduga, penyebab demamnya bukan lantaran berjumpa dengan rombongan Gubernur Kepri tersebut, namun murni akibat cuaca dan kecapean.

"Kemarin sudah periksa dan tidak ada gejala gejala yang mengarah ke covid 19," ucapnya, melansir Batamnews --jaringan Suara.com.

Ia meyakini, Gubernur terpapar Covid-19 tidak saat berada di Natuna. Alasannya, saat menggelar pertemuan dengan perwakilan nelayan di Sedanau, rombongan benar-benar menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

"Dari kami waktu itu karena alasan protkes hanya dibatasi tiga orang yang boleh jumpa dengan beliau dan wajib jaga jarak dan menggunakan masker," ujar dia.***

wwwwww