Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
22 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
23 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
23 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
4
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
23 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
5
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
Sepakbola
22 jam yang lalu
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
6
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
13 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Home  /  Berita  /  Olympic

Banjir di Sumut, Ribuan Rumah Terendam, Ratusan Hektare Sawah Rusak

Banjir di Sumut, Ribuan Rumah Terendam, Ratusan Hektare Sawah Rusak
Banjir di Batu Bara (dok. BPBD Batu Bara)
Rabu, 14 Juli 2021 04:00 WIB

MEDAN - Ratusan hektare sawah warga di Desa Gajah, Kecamatan Meranti, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara (Sumut), rusak terendam banjir. Banjir terjadi akibat luapan sungai usai diguyur hujan deras.

"Ini sudah masuk musim tanam, dari bulan Juni kemarin. Rata-rata umur padi yang ditanam ini baru sekitar 1 bulan. Habis semua dihantam banjir," kata salah seorang petani di Desa Meranti, Carter Panjaitan, Selasa (13/7/2021) .

Menurutnya, banjir mulai terjadi sejak dini hari tadi. Dia menduga banjir dipicu hujan deras mengguyur beberapa hari terakhir.

"Kalau setahun pasti ada dua kali banjir. Biasanya musim banjir itu di akhir tahun tapi ini memang tidak bisa diprediksi," kata dia.

Carter mengatakan para petani baru saja menyebar bibit. Dia menyebut banjir menyebabkan para petani merugi.

Selain itu, banjir terjadi di Kabupaten Batu Bara. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batu Bara melaporkan ada 1.451 unit rumah di 13 desa dan lima kecamatan yang terendam banjir dengan tinggi air 30-80 cm.

Wilayah terendam banjir itu berada di Kecamatan Medang Deras, Kecamatan Datuk Tanah Datar, Kecamatan Talawi, Kecamatan Datuk Lima Puluh, dan Kecamatan Sei Balai. BPBD Kabupaten Batu Bara juga mencatat bahwa banjir berdampak terhadap 492 hektare lahan perkebunan dan pertanian.

Badan jalan sepanjang 300 meter juga mengalami abrasi akibat banjir. Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini soal potensi hujan di Batu Bara hingga Rabu (14/7).***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Sumatera Utara, Voli, Olympic
wwwwww