Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
23 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
2
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
Sepakbola
23 jam yang lalu
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
3
Duet Risto Vidakovic dan Edin Prljaca Tangani PSIM Yogyakarta
Sepakbola
23 jam yang lalu
Duet Risto Vidakovic dan Edin Prljaca Tangani PSIM Yogyakarta
4
Penurunan Muka Tanah Jakarta Melambat, PAM Jaya Ungkap Peran Air Perpipaan
Korporasi
23 jam yang lalu
Penurunan Muka Tanah Jakarta Melambat, PAM Jaya Ungkap Peran Air Perpipaan
5
Kesempatan Frediric Injay Balas Kekalahan Lawan Garudayaksa
Sepakbola
23 jam yang lalu
Kesempatan Frediric Injay Balas Kekalahan Lawan Garudayaksa
6
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
3 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Lolos ke Putaran Kedua Piala Dunia, Susanto Ulang Prestasi Utut Adianto

Lolos ke Putaran Kedua Piala Dunia, Susanto Ulang Prestasi Utut Adianto
GM Susanto Megaranto.
Kamis, 15 Juli 2021 18:21 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Grand Master (GM) Susanto Megaranto juga mencetak sejarah dengan lolos ke putaran kedua Piala Dunia Catur. Dalam pertarungan tie-break dua game catur cepat 25 plus 10 detik, Susanto Megaranto menundukkan pecatur Iran, GM Ehsan Ghaem Magham (2547) dengan skor 1,5-05.

Kemenangan Susanto dibuat pada game dua. Partai seperti mengarah ke remis setelah pada langkah 9 sudah terjadi tukar Menteri. Ghaem merasa posisinya lebih baik karena Susanto kehilangan hak rokade. Namun, semua sudah dipersiapkan sejak Pelatnas Catur SEA Games dimulai pada November 2020, bahwa keunggulan itu kamuflase.

Upaya 13 kali juara Iran itu untuk menang satu bidak selalu digagalkan bahkan dia dipaksa menukar semua perwira ringan sehingga muncul permainan akhir dua Benteng dan enam bidak.

Posisi Susanto lebih baik karena bidaknya hanya terpecah menjadi dua pulau dan Benteng nya aktif. Sebaliknya, dua Benteng milik Ghaem masih pasif di petak asalnya. Lebih dari itu kerangka bidaknya lebih lemah karena terpecah menjadi tiga pulau.

Dengan haslil ini, Susanto menunjukkan dirinya sebagai "Garcho alias bukan GM kaleng-kaleng" denga membaca secara akurat tempo dan strategi menangnya, termasuk dengan mengorbankan satu bidaknya di petak f6 dengan kompensasi Rajanya bisa bergerak maju mendukung bidak lajur-C nya menuju petak promosi.

Bersama Irene Kharisma Sukendar dan Medina. 

Lewat langkah tiki-taka, Raja Susanto seperti menari-nari di atas papan. Akhirnya bidak lajur-C nya promosi pada langkah 45 sehingga Ghaem terpaksa mengorbankan Benteng-nya.

Kalah satu Benteng hanya ditukar dua bidak tidak cukup sebagai kompensasi. Apalagi, Raja Susanto jago sekali menarikan tiki-taka mencegah Raja Ghaem masuk mengambil poisisi sebelum menyerah pada langkah 51.

Kesuksesan ini membuat Susanto mencatatkan diri sebagai orang kedua Indonesia yang mampu lolos ke putaran kedua Piala Dunia Catur setelah pelopornya living legends GM Utut Adianto yang sekarang menjadi Ketua Umum PB Percasi.

"Terima kasih kepada Kemenpora yang mengijinkan Pelatnas Catur sudah dimulai pada November 2020. Sekali lagi, PB Percasi membuktikan bahwa Pelatnas yang dilaksanakan dengan baik selalu mendatangkan prestasi yang semakin baik," kata Kepala Bidang Pembinaan Prestasi PB Percasi, Kristianus Liem. 

wwwwww