Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
21 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
15 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
13 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
4
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
14 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
5
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
14 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
6
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
22 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Home  /  Berita  /  Nasional

Zudan Minta Jajaran Dukcapil Adaptif Merespons Harapan Masyarakat

Zudan Minta Jajaran Dukcapil Adaptif Merespons Harapan Masyarakat
Dirjen Dukcapil Kemendagri, Prof. Zudan Arif Fakrullah dalam suatu kesempatan. (foto: dok. www.gonews.co/dzulfiqar)
Jum'at, 16 Juli 2021 19:42 WIB
JAKARTA - Dirjen Dukcapil Kemendagri, Zudan Arif Fakrullah, meminta jajaran Dukcapil baik pusat maupun daerah untuk menyiapkan strategi organisasi yang tepat dalam menjawab harapan masyarakat.

"Strategi organisasi itu harus terhubung dengan konteks. Di Dukcapil, mau tidak mau kita berhadapan dengan variabel sosial dimana harapan masyarakat terus bertumbuh tinggi setiap harinya," ujar Zudan kala memberikan arahan di acara Penutupan Pelatihan Adminduk bagi Kepala Dinas dan Plt. Dinas Dukcapil Provinsi dan Kabupaten/Kota, Jumat (16/7/2021).

Inovasi yang ada dan dianggap baik saat ini, lanjut Zudan, belum tentu dianggap baik oleh masyarakat ke depannya sehingga perlu adanya itikad kuat dalam diri ASN Duckapil guna melakukan pembenahan terus menerus.

"Lakukanlah perbaikan terus menerus. Lebih baik kita merasa kurang, namun terus berbenah dari pada merasa cukup namun terjebak di zona nyaman. Mari kita jadikan inovasi sebagai ruh birokrasi," pesan Zudan.

Untuk itu, Zudan mengingatkan jajarannya untuk menghayati semangat Dukcapil yang terumus dalam jargon 'Dukcapil BISA'.

"Dukcapil BISA merupakan akronim, yaitu 'B' artinya Berkarya, 'I' artinya Inisiatif dan Inovatif, 'S' artinya Sabar dan Semangat, serta 'A' yang artinya Adaptif dan Amanah," rinci Zudan.

Melalui semangat Dukcapil BISA yang telah terumuskan sejak tahun 2016 ini lah, muncul berbagai inovasi besar Dukcapil, seperti inovasi jemput bola, layanan online, Anjungan Dukcapil Mandiri, hingga Dukcapil Go Digital yang mengoptimalkan tanda tangan elektornik dalam menerbitan dokumen kependudukan.

"Para Kepala Dinas Dukcapil daerah juga tolong lakukan pendekatan manajemen plan-do-check secara terus menerus. Upayakan check itu sekaligus menjadi evaluasi rutin agar kita mengetahui apakah layanan kita sudah cukup memuaskan masyarakat atau belum," tutup Zudan.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, Nasional, Voli, PON
wwwwww