Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
22 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
15 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
14 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
4
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
15 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
5
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
15 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
6
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
22 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Jelang Olimpiade Tokyo 2020

Okto dan Rosan Pimpin Rombongan Besar ke Jepang

Okto dan Rosan Pimpin Rombongan Besar ke Jepang
Raja Sapta Oktohari dan Rosan P Roeslani pimpin rombongan besar Kontingan Indonesia.
Sabtu, 17 Juli 2021 22:57 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Perjuangan Kontingen Indonesia di Olimpiade 2020 Tokyo dimulai. Sabtu (17/7/2021) malam, rombongan besar yang terdiri dari lima cabang olahraga (cabor) berangkat ke “Negeri Sakura” dengan dipimpin langsung oleh Chef de Mission (CdM) Rosan P Roeslani dan Ketua Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) Raja Sapta Oktohari.

Rosan yang juga merupakan calon Duta Besar untuk Amerika Serikat ini mengatakan rombongan yang jalan pada malam hari ini dalam keadaan sehat dan dipastikan negatif Covid-19. NOC Indonesia bersama CdM telah meningkatkan uji dengan Swab PCR Test selama tujuh hari beruntun, di mana hasil uji di hari ke-4 dan 30 jam sebelum keberangkatan wajib diserahkan ke pemerintah Jepang sebagai syarat wajib.

“Persiapan kami sudah lama karena Olimpiade Tokyo ini sudah mundur setahun. Namun, karena Olimpiade ini diadakan dalam situasi yang berbeda maka protokol kesehatan harus benar-benar kami jalankan,” kata Rosan, Sabtu (17/6).

Rombongan yang terbang malam ini berjumlah 30 personil, terdiri dari 13 atlet dari lima cabor yaitu panahan (4 atlet), angkat besi (4), menembak (1), renang (2), dan surfing (1+1), 11 pelatih, 4 supporting team, CdM dan Presiden NOC Indonesia. Mereka berangkat dengan menggunakan pesawat komersial JAL726 dan akan mendarat di Bandara International Narita pada 07.25 waktu Jepang.

Berbicara target, Rosan percaya atlet-atlet Indonesia akan berjuang maksimal demi mengharumkan nama Merah Putih di kancah dunia. Apalagi, pemerintah melalui Kemenpora mematok target perbaikan peringkat dari Olimpiade 2016 Rio de Janeiro.

“Kita memiliki banyak potensi (medali). Insya Allah, Indonesia bisa meraih peringkat yang jauh lebih baik,” kata Rosan.

Sementara itu, Presiden NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari yang akrab dipanggil Okto meminta dukungan masyarakat Indonesia untuk semua atlet yang akan berpartisipasi di pesta olahraga paling bergengsi di dunia. Terlebih, tantangan yang dihadapi Kontingen Indonesia di extraordinary Olimpiade kali ini tidak mudah.

“Kami meminta dukungan seluruh masyarakat Indonesia, suport dan doa sangat berarti karena Olimpiade kali ini digelar dalam situasi pandemi Covid-19. Meski begitu, peluang atlet-atlet Indonesia meraih prestasi terbaik sangat terbuka karena segala sesuatu bisa terjadi,” kata Okto.

Meski begitu, Okto percaya TOCOG dan pemerintah Jepang bakal berusaha keras agar Olimpiade Tokyo ini dapat berjalan dengan lancar. Salah satunya, adalah aturan karatina tiga hari yang juga akan dijalani Kontingen Indonesia.

“Olimpiade Tokyo digelar dalam uncertainty situation. Meski diadakan dengan konsep bubble, tetapi kami tetap mewanti-wanti agar atlet dan seluruh official tetap mengetatkan protokol kesehatan karena kita harus hati-hati dengan situasi di sana,” tambah Okto.

Tim Indonesia untuk Olimpiade Tokyo mendapat dukungan penuh dari sponsor utama Walls dan Li-Ning serta 11 sponsor pendukung yaitu J99 Corp (Juragan 99), Sate Khas Senayan, Pocari, Oakley, My Tour, Essenza, Bags City, LED Supernova, Masker Evo, Madu Nutrisi Ibuku Gold Plus, serta Lung Carpet.

Setelah rombongan besar, kloter selanjutnya adalah cabor rowing dan lifter Deni bersama Coach Lukman yang berangkat bersama Tim Head Quarters yang dikawal tiga Komite Eksekutif Indra Gamulya, Rafiq Hakim Radinal serta Arlan Perkasa Kusuma pada 20 Juli. Sementara, cabor atletik didampingi Sekjen NOC Indonesia berangkat di kloter terakhir pada 24 Juli 2021. ***

wwwwww