Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
18 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
16 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
7 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
7 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
5
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
7 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
6
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
7 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Home  /  Berita  /  Olympic

Pos Satpol PP Makassar Diserang, Pelaku Tempelkan Tulisan 'Dari Rakyat untuk Para Bangsat'

Pos Satpol PP Makassar Diserang, Pelaku Tempelkan Tulisan Dari Rakyat untuk Para Bangsat
Posko Satpol PP yang dirusak warga. (Foto: istimewa)
Sabtu, 17 Juli 2021 20:31 WIB

MAKASSAR - Sekretaris Satpol PP Kota Makassar Iqbal Asnan membenarkan adanya penyerangan di pos Satpol Taman Bahari, depan rumah jabatan Wali Kota Makassar.

Dalam serangan itu, kaca dinding pos Satpol PP berlubang dan meninggalkan retakan akibat lemparan batu. Terlihat ada tiga lubang yang menganga.

Tak sampai di situ, pelaku juga menempelkan tulisan di dinding "Dari Rakyat untuk Para Bangsat".

"Kami meminta kepada seluruh masyarakat untuk bisa lebih menguatkan nilai-nilai sipakau, sipakalebbi, sipakainga dalam kehidupan sosial kita," ujar Iqbal Asnan, Sabtu, 17 Juli 2021.

Di sisi lain, Iqbal juga mengimbau seluruh personel Satpol PP untuk bisa menahan diri. Ia meminta anggotanya lebih banyak bersabar dan menyerahkan semua pada proses hukum.

"Serahkan kepada apara penegak hukum yang berwenang," ungkapnya.

Iqbal menuturkan pihaknya sangat memahami situasi dan kondisi masyarakat saat ini, terlebih dengan meningkatnya jumlah kasus yang terpapar Covid 19.

Sebab itu, Iqbal mengatakan segala tindakan tak boleh disikapi dengan emosional, apalagi tergesa-gesa. "Tentunya selain berefek terhadap perekonomian juga berdampak secara psikologis. Kami harap semua orang bisa menahan diri dalam situasi seperti ini," tutupnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Sulawesi Selatan, Voli, Olympic
wwwwww