Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
17 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
11 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
3
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
11 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
4
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
11 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
5
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
12 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
6
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
17 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Home  /  Berita  /  Nasional

Kritik Formappi Soal Kabar Sekjen DPR jadi Komisaris BUMN

Kritik Formappi Soal Kabar Sekjen DPR jadi Komisaris BUMN
Sekjen DPR RI, Indra Iskandar dalam suatu kesempatan. (foto: dok. ist.)
Senin, 19 Juli 2021 15:01 WIB
JAKARTA - Peneliti Formappi (Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia), Lucius Karus berpandangan, lembaga DPR RI harus bersikap tegas terkait kabar dipilihnya Sekjen DPR RI, Indra Iskandar sebagai Komisaris PT BKI.

"Pembiaran DPR bisa diartikan sebagai bentuk dukungan mereka atas praktek rangkap jabatan sekaligus potensi yang ditimbulkan dari rangkap jabatan itu seperti korupsi," kata Lucius tertulis, sebagaimana dikutip GoNEWS.co, Senin (19/7/2021).

Menurut Lucius, jabatan komisaris bagi Sekjen DPR RI, Indra Iskandar hanya akan menambah beban dan tanggungjawab yang bersangkutan sebagai sistem pendukung kinerja parlemen.

"Posisi Sekjen sebenarnya unik. Secara fungsional, Ia bertanggungjawab kepada Pimpinan DPR, tetapi secara administratif ke pemerintah (sebagai ASN)" kata Lucius.

Indra sendiri belum bicara banyak terkait posisi Komisaris PT BKI yang disematkan pada dirinya.

Menilik Peraturan Menteri BUMN nomor 10/2020 yang ditetapkan Menteri BUMN, Erick Thohir pada 9 Oktober tahun lalu, tak didapati adanya larangan ASN untuk mengisi posisi komisaris.

"Bagi bakal calon dari Kementerian Teknis atau Instansi Pemerintah lain, harus berdasarkan surat usulan dari instansi yang bersangkutan." bunyi lampiran Bab III huruf C. f peraturan tersebut.

Sebelumnya, beredar sebuah famplet ucapan selamat kepada Indra Iskandar atas pelantikan sebagai Komisaris PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero). Ini adalah perubahan BUMN yang bergerak di bidang Klasifikasi, Independent assurance, Inspeksi, Pengujian, Supervisi dan Konsultansi dalam meningkatkan keselamatan dan keandalan infrastruktur maritim, energi dan industri lainnya.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, Kriminal, Nasional
wwwwww