Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
15 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
15 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
15 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
15 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
15 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
15 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  SEA Games

Penjelasan Kemenkes soal Vaksinasi Covid-19 oleh BIN

Penjelasan Kemenkes soal Vaksinasi Covid-19 oleh BIN
Ilustrasi vaksinasi dor to dor. (gambar: ist.)
Selasa, 20 Juli 2021 20:41 WIB
JAKARTA - Jurubicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes RI, dr. Siti Nadia Tarmizi menyatakan, BIN mengkoordinasi langsung teknis pelaksanaan vaksinasi Covid-19 kepada jajarannya bersama Pemda (pemerintah daerah).

"Ini (koordinasi, red) dilakukan oleh BIN," kata Nadia kepada GoNEWS.co, sebagaimana dikutip Selasa (20/7/2021).

Dalam mendukung agenda vaksinasi oleh BIN ini, kata Nadia, Bin mendapatkan vaksin lansung dari pemda propinsi.

Adapun mengenai metode vaksinasi, kata Nadia, metode door to door dipilih sebagai wujud jemput bola vaksinasi guna mempercepat vaksinasi Covid-19 dan mencapai herd immunity atau kekebalan komunal.

Sasaran calon penerima vaksin dalam vaksinasi yang dilaksanakan oleh BIN, Nadia menegaskan, "Tetap berdasarkan NIK (Nomor Induk Kependudukan)".

"Untuk proses vaksinasi targetnya sekitar 12000 remaja 12-17 tahun di 6 provinsi yakni, Jawa Barat, Jawa Tengah, Banten, Riau, Kalimantan Timur dan Sulawesi Selatan," kata Nadia.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Badminton, SEA Games, Nasional, Voli, DKI Jakarta
wwwwww