Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
19 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
20 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
20 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
4
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
20 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
5
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
Sepakbola
18 jam yang lalu
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
6
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
9 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Home  /  Berita  /  Olympic

Sempat Demam 10 Hari, Mahasiswa di Medan Meninggal Dunia Usai Divaksin Covid-19

Sempat Demam 10 Hari, Mahasiswa di Medan Meninggal Dunia Usai Divaksin Covid-19
Keluarga memperlihatkan foto mahasiswai saat divaksin. (Foto: Istimewa)
Sabtu, 24 Juli 2021 20:27 WIB

MEDAN - Seorang mahasiswa bernama Erwin Perdana Nasution meninggal dunia setelah menjalani vaksinasi COVID-19, Rabu (21/07/2021).

Erwin memilih untuk divaksin karena ia harus memiliki sertifikat vaksin untuk dapat mengikuti Praktik Kerja Lapangan (PKL) dari kampusnya, Politeknik Pariwisata Negeri Medan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Erwin menjalani vaksinasi bersama sepupu, adik, paman, dan tantenya di Kantor Kesehatan Kelas I Medan di Belawan.

Sepulang menjalani vaksin, Erwin mengalami demam tinggi berhari-hari meski sudah diberi obat oleh ibunya yang bernama Dewi.

Karena kondisinya tidak membaik, Erwin dibawa ke Rumah Sakit (RS) Imelda Medan untuk menjalani swab antigen dan PCR.

Saat menjalani tes swab, Erwin mengeluh sesak di dadanya, Erwin pun akhirnya mendapat oksigen sambil menjalani serangkaian tes.

Mengetahui hasil tes antigen yaitu positif, Erwin dan Dewi pulang untuk menjalani isolasi mandiri di rumah. Pada esok harinya, kondisi Erwin semakin memburuk sehingga dilarikan kembali ke RS Imelda dan diharuskan untuk isolasi di rumah sakit.

Erwin menjalani isolasi di rumah sakit selama 10 hari sebelum meninggal dunia. Selain Erwin, pamannya yang bernama Irfan mengalami koma setelah vaksin di tempat yang sama.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Sumatera Utara, SEA Games, Voli, Olympic
wwwwww