Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
14 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
2
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
13 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
3
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
14 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
4
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
11 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
5
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
Basket
16 jam yang lalu
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
6
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
DKI Jakarta
13 jam yang lalu
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Seruan Aksi Massa 'Jokowi End Game', Gus Jazil: Hentikan Kegaduhan di Tengah Pandemi

Seruan Aksi Massa Jokowi End Game, Gus Jazil: Hentikan Kegaduhan di Tengah Pandemi
Wakil Ketua MPR RI, Jazilul Fawaid. (Foto.Dok GoNews.co)
Sabtu, 24 Juli 2021 17:00 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

JAKARTA – Seruan aksi massa bertajuk ”Jokowi End Game” menjadi trending topic Twitter pada Sabtu (24/7/2021). Seruan tersebut dimaksudkan untuk menolak kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid meminta semua pihak untuk bisa mendukung kebijakan pemerintah sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran pandemic Covid-19 yang hingga kini belum menunjukkan tanda-tanda bakal berhenti.

Dikatakan Gus Jazil sapaan akrab Jazilul Fawaid dalam kondisi krisis seperti sekarang, yang dibutuhkan adalah persatuan dari seluruh elemen masyarakat. Karena itu, dirinya mengimbau semua pihak untuk menghentikan kegaduhan di tengah pandemi ini. "Ayo kita bersama-sama mendukung upaya pemerintah dalam menanggulangi pandemi ini. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri, butuh dukungan dan partisipasi seluriuh elemen masyarakat," tuturnya.

Menurut Gus Jazil, jika seruan aksi tersebut sampai terlaksana, hal ini justru akan menimbulkan kegaduhan dan kerumunan massa, serta menciptakan instabilitas. "Pada saat seperti ini, tidak lagi waktunya saling menyalahkan. Mari jaga kondusivitas dan stabilitas. Mari kita bersama-sama bersatu melawan pandemi ini agar kondisi tidak semakin memburuk," seru Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini.

Gus Jazil juga mengapresiasi kesigapan aparat kepolisian dan TNI yang sudah siaga mengantisipasi seruan aksi massa bertajuk ”Jokowi End Game”. Diketahui, Polda Metro Jaya sudah menyiapkan 3.385 personel untuk mengantisipasi seruan demo tersebut, dan melakukan melakukan pengamanan hingga pengaturan lalu lintas di titik aksi. "Sebagai antisipasi, kesigapan aparat Kepolisian itu bagus, tapi juga jangan sampai terkesan menimbulkan ada ketegangan," katanya.***

wwwwww