Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
20 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
14 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
3
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
14 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
4
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
14 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
5
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
15 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
6
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Sepakbola
14 jam yang lalu
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Pimpinan DPR Heran Jokowi Tak Temukan Obat Covid-19

Pimpinan DPR Heran Jokowi Tak Temukan Obat Covid-19
Wakil Ketua DPR RI, Dasco Achmad. (Foto: Istimewa)
Senin, 26 Juli 2021 20:28 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

JAKARTA - Pimpinan DPR RI tidak habis pikir obat terapi Covid-19 saat ini bisa menjadi langka, seperti yang terlihat saat Presiden Joko Widodo melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Kota Bogor, Jawa Barat.

Padahal, dijelaskan Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, obat-obatan untuk terapi Covid-19 yang dicari oleh Presiden Jokowi tersebut sebagian besar adalah produk BUMN Farmasi.

Seperti Oseltamivir yang diproduksi Indofarma, lalu Favipiravir dan Azithromycin produksi Kimia Farma. "Saya heran kenapa obat-obatan terapi Covid-19 itu saat ini seolah-olah hilang di pasaran," ujar Dasco di Jakarta, Senin (26/7/2021).

Dasco yang juga Ketua Satgas Lawan Covid-19 DPR RI ini mengatakan, dalam rapat antara Komisi VI dengan para Direktur Utama BUMN Farmasi beberapa waktu lalu, dipastikan obat-obatan untuk terapi Covid-19 tersebut telah diproduksi melebihi kapasitas produksinya, dalam upaya memenuhi pasokan obat selama pandemi ini.

Karena itu, Ketua Harian DPP Partai Gerindra ini meminta kepada aparatur pemerintah serta pihak kepolisian untuk menyelidiki hilangnya obat-obatan untuk terapi Covid-19 tersebut.

Dia tidak ingin dugaan buruk terjadi. Yakni adanya penimbunan obat-obatan untuk terapi Covid-19 tersebut oleh pihak tertentu.

"Saya meminta pemerintah serta aparat kepolisian untuk menyelidiki hilangnya obat-obatan ini. Jangan sampai adanya dugaan penimbunan obat terapi Covid-19, karena kepanikan masyarakat terhadap pandemi saat ini," pungkas Dasco.***

wwwwww