Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
20 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
2
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
8 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
3
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
22 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
4
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
24 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
5
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Olympic
19 jam yang lalu
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
6
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
21 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
Home  /  Berita  /  Voli

Tito Minta Pemda Bentuk Tim Tracing Penularan Covid-19, Isinya Lulusan SMA

Tito Minta Pemda Bentuk Tim Tracing Penularan Covid-19, Isinya Lulusan SMA
Mendagri Muhammad Tito dalam Rapat Koordinasi dengan jajaran Pemerintah Kota Tangerang, Selasa (27/7/2021). (foto: ist./puspen kemendagri)
Selasa, 27 Juli 2021 17:35 WIB
TANGERANG - - Mendagri Muhammad Tito mengungkapkan, dirinya telah telah meminta Pemda (pemerintah daerah) agar membentuk tim pelacakan penularan Covid-19 atau tim tracing Covid-19 menggunakan APBD.

Pelacakan itu, kata Tito dalam rilis Puspen Kemendagri yang diterima GoNEWS.co, dilakukan dengan menelusuri orang-orang yang melakukan kontak erat dengan pasien Covid-19.

"Saya ingin melihat nanti Pemda mana yang sukses membuat seperti itu," ujar Mendagri Tito usai melakukan Rapat Koordinasi dengan jajaran Pemerintah Kota Tangerang, Selasa (27/7/2021).

Menurut Tito, pembentukan tim ini dapat membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat. Mendagri menjelaskan, hal ini dapat melibatkan masyarakat yang memiliki ijazah setara SMA untuk direkrut dalam tim tersebut.

"Agar mereka memiliki keahlian, sebelum diterjunkan dapat diberikan pelatihan singkat terkait cara melacak lebih dulu. Beberapa negara telah membuka lowongan kerja semacam itu yakni sebagai pelacak penularan Covid-19," kata Tito

Mendagri menjelaskan, pekerjaan melacak penularan Covid-19 perlu dilakukan oleh tim khusus yang tidak mengemban tugas lain. Saat ini tugas tersebut masih dikerjakan oleh Puskesmas, termasuk TNI, Polri, serta Babinsa sebagai tugas tambahan. Menurut Mendagri, akan lebih baik bila seluruh pemerintah daerah membentuk tim tracing penularan Covid-19.

"Tapi kadang mereka diberikan tambahan untuk melakukan tracing, fine, Bapak Panglima pun saya paham sedang bekerja keras untuk membuat tim-tim tracing ini, dari satuan unsur yang lain, kita tentunya sangat berterima kasih atas upaya-upaya itu," ungkap Mendagri.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Banten, Nasional, Lingkungan, Voli
wwwwww